28.7 C
Manokwari
Rabu, Maret 25, 2026
28.7 C
Manokwari
More

    Suku Biak dan Relawan Jas Merah Deklarasi Dukung Dominggus-Lakotani 

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Suku Besar Biak mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Dominggus Mandacan – Mohammad Lakotani (Doamu) sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat pada Pilkada 2024. Deklarasi digelar di Stadion Sanggeng Manokwari, Senin (26/8/2024).

    Deklarasi dihadiri ratusan orang dari berbagai latar belakang. Hadir pula Filep Mawafma (Jas Merah) dan perwakilan suku-suku Nusantara.

    Kepala Suku Besar Biak Petrus Makbon menyampaikan, dukungan terhadap Doamu atas suara nurani warga Suku Biak. Pihaknya yakin, Doamu adalah pasangan terbaik.

    “Pada hari ini 26 Agustus bertempat di stadion Sanggeng. Kami suku besar Biak dengan ini mengatakan bahwa dengan menyadari kepemimpinan yang kuat dan wawasan yang luas dan memahami kebutuhan masyarakat Papua Barat untuk menyatakan dukungannya bersama,” ujar Petrus.

    Baca juga:  Fungsionaris Golkar Papua Barat Diminta Maksimalkan Sosialisasi hingga Pelaksanaan Pemilu

    Menurut Petrus, dukungan kepada Doamu sudah melewati banyak pertimbangan. Mulai dari rekam jejak, visi misi dan kepastian kepemimpinan.

    Ia juga meyakini bahwa pasangan Doamu memiliki integritas, pengalaman dan kemampuan untuk memimpin Papua Barat untuk kemajuan yang berkelanjutan.

    Petrus juga menyampaikan komitmennya akan berpartisipasi aktif dalam pembangunan di Papua Barat. Ia mengaku siap mendukung jalannya pilkada secara jujur, adil, aman dan berkualitas.

    Sementara itu senator Papua Barat Filep Mawafma mengatakan, ia mewakili seluruh pendukung Pace Jas Merah yang ada di 7 kabupaten Papua Barat menyatakan dukungan pada pasangan Doamu.

    Baca juga:  Brigjen Pol. Johnny Eddizon Isir Resmi Jabat Kapolda Papua Barat

    “Saya bersama seluruh dengan tim setelah mendengar, mengikuti dan mempelajari dengan baik terkait dengan pasangan Do’amu kita semua tau bersama bahwa pembangunan Provinsi Papua Barat perlu mendapat sinergitas. Saya bersama pendukung yang ada memberikan dukungan politik kepada pasangan Do’amu. Kami relawan Jas Merah yang ada di 7 kabupaten siap bekerja untuk memastikan pasangan Do’amu menduduki kembali kursi gubernur dan wakil gubernur Papua Barat periode 2024-2029,” ujar Filep.

    Filep meyakini, Doamu adalah pasangan paling layak. Doamu merepresentasi semua kepentingan.

    “Jadi kalo ada yang datang hanya iklan-iklan saja. Ada yang coba-coba untuk senyum-senyum saja. Ada yang coba untuk bagi beras saja. Ada yang mencoba berbuat baik sesaat saja. Saya mau kasih tau itu adalah sikap orang yang penipu. Yang benar itu sosok hari ini sosok yang tepat untuk 5 tahun mendatang adalah Do’amu,” tegas Filep.

    Baca juga:  Penyelundupan hewan penular rabies rawan terjadi di Manokwari

    Dominggus Mandacan menyampaikan terima kasih atas dukungan suku besar Biak dan suku-suku Nusantara. Menurut Dominggus dukungan tersebut menjadi energi baru untuk memenangkan pilkada.

    “Kami akan memberikan yang terbaik. Kami akan melanjutkan visi, misi pembangunan yang belum terselesaikan. Kami akan berusaha kami butuh dukungan dan doa kalian semua. Saya ucapkan terima kasih,” imbuhnya.(LP14/Red)

    Latest articles

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba S.IP, M.Si resmi melauncing jersey baru tim kebanggaan masyarakat Pegunungan...

    More like this

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba...

    Resmi! Ini Penampakan dan Makna Logo Pesparani Katolik IV Papua Barat 2026

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Logo Pesparani Katolik IV Provinsi Papua Barat 2026 di Kabupaten Teluk...

    Baku Tembak Pecah di Aifat Selatan Maybrat, 2 TNI AL Gugur

    MAYBRAT, LinkPapua.id - Kontak tembak antara aparat keamanan dengan kelompok sipil bersenjata pecah di...