FKPT Ajak Masyarakat Mansel Cegah Penyebaran Paham Radikal-Terorisme

Published on

MANSEL, Linkpapua.com- Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Papua Barat mengingatkan akan kerawanan penyebaran berbagai paham radikalisme di masyarakat. Paham radikal dan terorisme disebut tumbuh tanpa disadari, namun bisa dicegah dari lingkungan terkecil.

Demikian yang menjadi inti dalam sosialisasi Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri (Kenduri) Dalam Pencegahan Paham Radikal Terorisme Melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT). Kegiatan berlangsung di Pendopo Kantor Bupati Manokwari Selatan, Kamis (19/9/2024).

Kabid Humas dan Media FKPT Papua Barat, Bustam mengatakan kegiatan ini untuk memberikan gambaran kepada masyarakat akan bahaya paham terorisme. Menurutnya, radikalisme tumbuh tanpa disadari. Karenanya, masyarakat harus diedukasi agar mengenali lingkungannya.

Baca juga:  Kejari Manokwari Lelang 29 Jenis Barang Rampasan, Terjual Rp3,2 Miliar

“Lewat kegiatan ini diharapkan memberikan pemahaman kepada berbagai elemen masyarakat, mengenai pentingnya media sosial dalam upaya pencegahan radikal terorisme,” jelas Bustam.

Selain itu, Sosialisasi Kenduri juga penting untuk membekali setiap pribadi ideologi antipaham radikal terorisme. Dengan begitu kata Bustan, masyarakat akan mampu mencegah penyebaran paham radikal di lingkungannya.

Baca juga:  Bilyar Tumpuan Medali Papua Barat di Porwanas XIV Kalimantan Selatan

“Jadi penting untuk memberikan gambaran secara jelas kepada berbagai elemen masyarakat mengenai terorisme di Indonesia, meliputi ancaman, kerawanan, hingga perkembangannya. Sebagai bagian dari kewaspadaan bersama dalam pencegahan,” paparnya.

Dijelaskan Bustan, masyarakat harus memiliki wawasan mengenai isu terorisme. Salah satu caranya adalah dengan mengangkat kearifan lokal dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Di sinilah kami memberikan dasar pokok pikiran bagi pengembangan karakter masyarakat untuk mencintai tanah air dan bangsanya. Dengan mencintai Tanah Airnya, maka mereka akan menjauhi paham paham radikal yang bertentangan dengan ideologi bangsa,” katanya.

Baca juga:  DPR Papua Barat Sahkan Tatib Dewan, Wonggor Ingatkan Ancaman Sanksi

Dalam kesempatan itu juga dipaparkan materi tentang terorisme dilihat dari sudut pandang pegiat media sosial, cara penyebaran, cara perekrutan, ciri-ciri orang yang sudah terpapar serta cara-cara pencegahannya.

Sosialisasi dibuka oleh Sekda Mansel, Adololf Kawei. Peserta kegiatan ini berasal dari unsur TNI/Polri, tokoh agama, tokoh adat, kerukunan agama, organisasi masyarakat, aparat distrik/kampung dan media. (LP1/red)

Latest articles

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi motor utama perekonomian daerah, tetapi belum sepenuhnya memperkuat fiskal dan...

More like this

22 TPA dan TPQ di Manokwari Disiapkan Ikuti FASI 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari mematangkan persiapan pelaksanaan...

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodam XVIII/Kasuari Gelar Fun Run 5 Km, Tembus 4.000 Peserta

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodam...

Parjal Papua Barat Gandeng DPMPTSP Manokwari Layani Pengurusan NIB di Sekretariat

MANOKWARI, Linkpapua.id– Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Parlemen Jalanan (Parjal) Papua Barat bekerja sama dengan Dinas...