DPRK Teluk Wondama Usul RSUD Alberth Torey Tambah Dokter Kandungan

Published on

WASIOR, LinkPapua.com – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Teluk Wondama mengusulkan perlunya penambahan dokter spesialis kandungan di RSUD DR Alberth Torey. Sejauh ini dokter spesialis kandungan di rumah sakit milik Pemda itu hanya satu orang.

“Harus tambah dokter kandungan lagi di RS Alberth Torey,” kata Wakil Ketua Sementara DPRK Teluk Wondama, Yuliana Manupapami, membacakan kesimpulan rapat dengar pendapat (RDP) dengan manajemen RSUD Alberth Torey, Selasa (4/3/2025) di gedung DPRK di Rasiei.

Dalam RDP itu, anggota DPRK Teluk Wondama satu suara untuk mendorong perlunya penambahan dokter spesialis kandungan di RSUD Alberth Torey. Pasalnya, sudah beberapa kali terjadi kasus ibu hamil yang membutuhkan tindakan medis khusus, tetapi tidak bisa terlayani dengan segera lantaran dokter kandungan sedang keluar daerah. Bahkan, ada ibu hamil yang sampai meninggal dunia.

Baca juga:  Pemkab-DPRK Teluk Wondama Sepakati APBD 2026 Rp979 Miliar

“Sehingga memang perlu ada penambahan dokter kandungan karena tidak bisa hanya satu orang saja. Jadi, kami minta pihak RSUD mencari cara, nanti kami di DPRK akan usulkan kepada eksekutif dalam hal ini kepada bupati,” ujar anggota DPRK dari Partai Golkar, Bernadus Imburi.

Menjawab kekurangan tenaga dokter spesialis, anggota DPRK dari PAN, Soleman Karubuy, menyarankan putra-putri Teluk Wondama yang saat ini sedang mengambil kuliah kedokteran agar difasilitasi untuk melanjutkan ke jenjang spesialis.

“Kami minta Direktur (Direktur RSUD Alberth Torey) rekomendasikan anak-anak Wondama yang sekarang kuliah kedokteran, disekolahkan menjadi dokter spesialis. Supaya mereka yang nanti kembali mengabdi di sini. Direktur tolong rekomendasikan nanti kami yang bicara langsung dengan bupati,” ucap Karubuy.

Baca juga:  Ultah Ke-63, Bupati Wondama Ajak DPRK Perkuat Sinergi Eksekutif

Sementara itu, Direktur RSUD Alberth Torey, dr Yoce Kurniawan, menjelaskan pihaknya memang telah merencanakan penambahan dokter spesialis kandungan. Sebab, dengan hanya satu dokter kandungan seperti saat ini, diakui kondisinya akan cukup riskan. Terlebih ketika dokter bersangkutan sedang tidak berada di Wondama karena ada urusan tertentu.

“Memang mendatangkan dokter spesialis ke Wondama ini agak susah, tapi kami akan coba upayakan. Memang mendatangkan dokter spesialis itu berarti kita harus menyiapkan biaya yang lumayan besar untuk membayar honor dan insentif mereka. Ini yang kami butuh dukungan juga dari bapak ibu dewan,” ungkapnya.

Baca juga:  Polda Tetapkan 9 Tersangka Tambahan Penyerangan THM Sorong

Sebagai informasi, RSUD DR Alberth Torey sejak 2022 lalu telah naik kelas dari tipe D menjadi tipe C. Sejauh ini rumah sakit yang berdiri pada 2008 itu sudah memiliki ruang rawat inap untuk anak, dewasa pria, dan dewasa wanita dengan jumlah tempat tidur sebanyak 103 unit.

Tenaga dokter spesialis di RSUD Alberth Torey yang telah ada di antaranya kandungan, penyakit dalam, bedah, anak juga anastesi, saraf, ortopedi, dan radiologi masing-masing satu orang. (rex/red)

Latest articles

Lewat Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun 2025, DPRK Manokwari Soroti Sejumlah Aspek

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Manokwari Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna...

More like this

Lewat Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun 2025, DPRK Manokwari Soroti Sejumlah Aspek

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis terhadap Laporan Keterangan...

Pemkab Bintuni Groundbreaking Pembangunan Pelabuhan Babo Rp78,7 Miliar, Target Selesai 1,5 Tahun

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, memulai pembangunan Pelabuhan...

Haryono May Dukung Langkah Bapenda Tertibkan Penunggak Pajak

MANOKWARI, Linkpapua.id – Ketua Fraksi Golkar DPRK Manokwari, Haryono M. K. May, mendukung langkah...