Gubernur Papua Barat Resmikan Insinerator di Manokwari, Targetkan PAD Rp1,1 Miliar per Tahun

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meresmikan operasional alat insinerator pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Kampung Masyepi, Manokwari, Jumat (2/5/2025). Fasilitas ini ditargetkan mampu menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp1,1 miliar per tahun bagi Papua Barat.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pelepasan balon ke udara sebagai simbol dimulainya operasional pengelolaan limbah B3 menggunakan insinerator.

Dominggus menyampaikan rasa syukur atas hibah alat insinerator dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI yang diberikan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat pada 2021. Alat ini merupakan fasilitas pengelolaan limbah B3 pertama di tanah Papua dan menjadi respons atas peningkatan limbah medis, khususnya selama pandemi Covid-19.

Baca juga:  Pj Gubernur Papua Barat Ingin Hadirkan Event Pusat Jajanan Nusantara

Insinerator ini memiliki kapasitas 150 kg per jam. Dengan alat ini, diharapkan pengelolaan limbah medis dari fasilitas kesehatan di seluruh wilayah Papua dapat terakomodasi.

Dia menambahkan, keberadaan insinerator akan menekan biaya pengiriman limbah B3 ke Pulau Jawa dan mencegah pencemaran lingkungan akibat penumpukan limbah medis. Lebih dari itu, operasional alat ini akan menjadi sumber PAD melalui retribusi pengelolaan.

Baca juga:  NasDem Tunjuk Dominggus Mandacan Calon Tunggal di Pilgub Papua Barat

“Karena mesin ini pertama di Papua, berarti tidak hanya terbatas pada Manokwari, Papua Barat, tetapi bisa juga kabupaten-kabupaten ataupun provinsi lain di Papua,” ujarnya.

Dominggus juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari yang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan fasilitas tersebut, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Papua Barat yang menjadi motor penggerak pembangunan.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Mulai Bongkar Bangunan untuk Pelebaran Jalan di Manokwari

“Terima kasih saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Dominggus mengimbau masyarakat untuk menjaga komunikasi dan menyelesaikan persoalan secara dialogis jika ada kendala ke depan.

“Saya berpesan jika ada masalah datang kepada gubernur, kepada kepala dinas atau pihak kantor pengelola limbah B3 untuk didiskusikan bersama. Jangan langsung palang kantor dan bakar-bakar ban. Karena alat ini ada untuk kepentingan bersama. Mari kita budayakan baik sehingga dapat mewujudkan kemajuan daerah,” tuturnya. (LP14/red)

Latest articles

Pansus DPRP Papua Barat Ultimatum OPD Mangkir Rapat LKPJ 2025

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pansus DPRP Papua Barat mengultimatum OPD yang mangkir dari rapat pembahasan LKPJ Pemprov Papua Barat tahun anggaran 2025. Pansus memastikan ketidakhadiran...

More like this

Pansus DPRP Papua Barat Ultimatum OPD Mangkir Rapat LKPJ 2025

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pansus DPRP Papua Barat mengultimatum OPD yang mangkir dari rapat pembahasan...

Pemprov Papua Barat Target Raih Opini WTP, Komitmen Selesaikan Temuan BPK

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menargetkan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian...

Aksi Damai di Manokwari Desak Menag Lantik Barnabas Jadi Kakanwil Kemenag

MANOKWARI, LinkPapua.id – Solidaritas Pemuda dan Masyarakat Suku Besar Arfak menggelar unjuk rasa untuk...