26.7 C
Manokwari
Selasa, Februari 10, 2026
26.7 C
Manokwari
More

    Komisi II DPRK Manokwari RDP dengan Perusda Air Minum, Bahas PAD hingga Layanan Air Bersih

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com– Komisi II DPRK Manokwari menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Perusda Air Minum pada Selasa (20/5/2025) di DPRK Manokwari.

    Ketua Komisi II DPRK Manokwari Yusak Sayori dalam kesempatan itu mengungkapkan peran Perusda air minum sangat penting karena selain memberikan pelayanan air bersih bagi masyarakat, juga menjadi komponen yang diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    “Masyarakat juga mengeluhkan pelayanan air bersih karena sering tidak mengalir. Kita mau tau apa yang menjadi kendala,”ungkap Sayori.

    Baca juga:  Penyidik Segera Gelar Perkara Kasus Perkawinan Paksa yang Jerat Pejabat KPU Bintuni

    Sementara itu, Plt Direktur Perusda Air Minum Manokwari Ones Sesa menyampaikan hingga saat ini pihaknya terkendala karena tingginya tunggakan dari pelanggan.

    “Sampai Januari 2024 tunggakan pelanggan mencapai 7.6 miliar. Pelanggan kita ada sekitar 7.000an ribu, tetapi yang aktif hanya sekitar 3.000an. Selama ini jika mendapat pendapatan dari pelanggan hanya cukup untuk opersional,”bebernya.

    Ia juga menjelaskan saat ini sumber air yang digunakan berasal dari Maruni, Rendani 1 dan Rendani 2.

    “Yang menjadi kendala juga adalah pipa induk usia sudah tua sehingga sering terjadi kebocoran yang berdampak pada tekanan air yang sulit diwilayah-wilayah yang berada pada ketinggian,”jelas dia.

    Baca juga:  Eks Ajudan Presiden Jokowi Jabat Kapolda Papua Barat

    Sesa juga mengungkapkan dibeberapa titik yang dilalui pipa induk, masih adanya tuntutan ganti rugi dari masyarakat.

    Wakil Ketua DPRK Manokwari Johanni Brian Makatita dalam RDP itu mengusulkan agar masyarakat yang menuntut ganti rugi dapat diberdayakan.

    “Dari pada masyarakat tuntut ganti rugi mending direncanakan agar masyarakat diberdayakan untuk ikut menjaga pipa induk itu, sehingga tidak perlu bayar ganti rugi. Sehingga nantinya ada bagi hasil untuk masyarakat dan juga daerah dapat pendapatan,”bebernya.

    Baca juga:  Golkar Manokwari Gelar Pleno Restrukturisasi Kepengurusan dan Siap Gelar Musda

    Selain itu, politisi Gerindra tersebut menilai jumlah pelanggan yang ada di Manokwari sangat minim. Untuk itu dia mendorong agar direksi Perusda untuk berinovatif agar meningkatkan pelayanan dan pelanggan yang ada di Manokwari.

    “Dari 200an ribu penduduk di Manokwari, pelanggan hanya 7.000an ini masih sangat minim. Jika pelayanan baik pasti dengan sendirinya pelanggan juga akan banyak,”tegas Makatita.(LP3/Red)

    Latest articles

    Buka Manasik Haji Terintegrasi Digelar, Wabup Mugiyono Doakan Raih Haji Mabrur

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari bersama Kementerian Haji dan Umrah menyelenggarakan Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten/Kota dan Kecamatan Tahun 1447 Hijriah/2025 Masehi bagi jemaah calon haji...

    More like this

    Pertamina Patra Niaga Ajak Murid PAUD di Laha Ambon Sulap Sampah Jadi Karya Ecoprint

    AMBON, LinkPapua.id - Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura menggandeng PAUD...

    Januaris Iba Ajak Pejabat di Tanah Papua Pegang Teguh Nilai-Nilai Agama

    TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Injil Masuk di Tanah Papua yang...

    Tindaklanjuti Instruksi Ketua Bawaslu RI, Bawaslu Manokwari Mulai Lakukan Konsolidasi Demokrasi

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Menindaklanjuti Instruksi Ketua Bawaslu RI Nomor 2 Tahun 2026 tentang Tugas Konsolidasi Demokrasi...