Pemkab Teluk Bintuni Siap Terapkan Absensi ASN Pakai Pengenalan Wajah

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, bakal menerapkan sistem absensi elektronik berbasis pengenalan wajah atau face recognition bagi ASN. Langkah ini diambil untuk meningkatkan disiplin dan jadi acuan pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Proyek perubahan ini dirancang Asisten Administrasi Umum Setda Teluk Bintuni Yohanis R Manobi. Inovasi tersebut diberi nama Prestasi Bintuni dan menjadi bagian dari rencana aksi Pelatihan Kepemimpinan Administrasi (KPA) Angkatan I/2025 Papua Barat.

“Ini adalah rencana aksi perubahan untuk mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati dalam hal peningkatan kinerja dan kesejahteraan pegawai,” ujar
Yohanis, Jumat (4/7/2025).

Baca juga:  Plt. Sekda Teluk Bintuni: Forum Perkasa Hadir Jadi Wadah Perlindungan Masyarakat

Sistem ini akan menggunakan teknologi face recognition berbasis aplikasi jaringan untuk mendeteksi kehadiran pegawai. Manobi sudah memaparkan rancangan itu di hadapan Plt Sekda Teluk Bintuni Frans Nikolas Awak, Asisten II I Putu Suratna, serta sejumlah kepala OPD dan kabag.

“Dengan absensi model pengenalan wajah, potensi untuk manipulasi data bisa dihindari. Berbeda dengan model sidik jari yang bisa diregistrasi dengan nama orang lain,” katanya.

Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mendukung penuh proyek perubahan ini. Menurutnya, inovasi bisa lahir dari ide sederhana jika dijalankan dengan komitmen dan kerja keras.

Baca juga:  Pemkab Teluk Bintuni Serahkan Dana Operasional Rp1,33 Miliar untuk 13 Lembaga Keagamaan

“Kehadiran absensi eletronik dan sistem TPP ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja ASN agar semakin tertib, disiplin, dan transparan,” ucapnya.

Bupati berharap langkah ini bisa menginspirasi seluruh ASN untuk ikut mendorong perubahan. Dia ingin proyek ini terus berlanjut demi mewujudkan Teluk Bintuni yang Sehat, Enerjik, Religius, Andal, Smart, dan Inovatif.

Asisten II Setda Teluk Bintuni Putu Suratna juga mendukung penuh langkah Manobi. Dia menilai sistem ini akan menekan pelanggaran kedisiplinan pegawai yang masih tinggi.

Menurutnya, selama ini banyak pegawai terlambat datang atau bahkan tak pernah ke kantor, tetapi tetap menerima gaji dan tunjangan. Putu berharap sistem baru ini bisa jadi pemicu perubahan budaya kerja ASN.

Baca juga:  Pemkab Manokwari Matangkan Draft Raperda Perubahan Nama Distrik dan Kelurahan

“Saya sangat setuju dengan rencana aksi ini karena yang kita rasakan saat ini tingkat disiplin pegawai sangat rendah dalam hal kehadiran,” ungkapnya.

Plt Kepala Bappelitbangda Teluk Bintuni Rifaldi Kwando meminta agar sosialisasi dilakukan secara masif. Dia khawatir terjadi gejolak jika proyek diterapkan mendadak tanpa pemahaman menyeluruh.

“Sosialisasinya harus intens dan masif agar tidak menimbulkan gejolak ketika rencana aksi ini diberlakukan,” terangnya. (LP5/red)

Latest articles

Polda Papua Barat Gelar Salat Iduladha 1447 H dan Tebar 47...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Polda Papua Barat melaksanakan Salat Idul Adha di Lapangan Apel Mapolda Papua Barat, Rabu...

More like this

Polda Papua Barat Gelar Salat Iduladha 1447 H dan Tebar 47 Hewan Kurban untuk Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Polda Papua Barat melaksanakan...

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Sarana Latihan Rindam XVIII di Mansel

MANSEL, LinkPapua.id - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau sarana...

Khotbah Iduladha di RTP Borarsi Manokwari: Jangan Abaikan Penderitaan Orang Lain

MANOKWARI, LinkPapua.id – Khatib Ustaz Abdul Rahman mengingatkan umat Islam agar tidak mengabaikan penderitaan...