26.4 C
Manokwari
Selasa, Maret 24, 2026
26.4 C
Manokwari
More

    BPJS Gandeng KKN UGM Skrining Kesehatan Warga Susweni Manokwari

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.com – BPJS Kesehatan Cabang Manokwari menggandeng mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk melakukan skrining kesehatan di Kampung Susweni, Manokwari Timur. Program ini menyasar peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) guna mendeteksi dini risiko penyakit.

    Kegiatan ini bagian dari pengabdian mahasiswa KKN-PPM UGM yang berlangsung 20 Juni hingga 8 Agustus 2025. Masyarakat terlibat langsung dalam pemeriksaan riwayat kesehatan dan edukasi pola hidup sehat.

    Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manokwari, Dwi Sulistyono Yudo, menegaskan pentingnya peran program promotif dan preventif dalam layanan kesehatan saat ini. Ia menyebut pendekatan ini bukan sekadar pelengkap layanan kuratif, tapi telah menjadi pilar utama menurunkan angka kesakitan.

    “Kami di BPJS Kesehatan percaya bahwa menjaga masyarakat tetap sehat jauh lebih berdampak daripada hanya mengobati saat sakit. Semakin cepat risiko kesehatan dikenali, semakin besar peluang kita untuk mencegah penyakit yang lebih berat. Inilah semangat dasar dari program JKN bahwa negara hadir bukan hanya ketika warganya sakit, tetapi juga untuk memastikan mereka tetap sehat,” ujarnya, Selasa (15/7/2025).

    Baca juga:  Program JKN Jamin Layanan Ibu Hamil di Manokwari, dari USG hingga Obat

    Dwi menyebut kolaborasi dengan mahasiswa KKN UGM sebagai bukti nyata sinergi lintas sektor di daerah yang masih minim akses informasi.

    “Hari ini kita melihat langsung kekuatan gotong royong. Mahasiswa, pemerintah desa, dan BPJS Kesehatan turun langsung ke lapangan, bahu-membahu memberikan edukasi dan layanan skrining kepada masyarakat. Ini membuktikan bahwa pelayanan kesehatan yang berkelanjutan tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada partisipasi aktif dari semua pihak,” katanya.

    Dia berharap kegiatan ini bisa menjadi awal dari kemitraan jangka panjang yang lebih luas dan berkelanjutan.

    “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti hanya sebagai bagian dari program KKN, tetapi menjadi titik awal dari kemitraan yang lebih luas dan berkelanjutan. Kami ingin semangat gotong royong ini terus tumbuh dalam upaya bersama membangun masyarakat yang sehat secara menyeluruh. Program JKN akan semakin kuat jika setiap pihak merasa memiliki dan turut menjaga keberlangsungannya. Karena pada hakikatnya, JKN adalah milik kita bersama,”ungkapnya.

    Baca juga:  BPJS Kesehatan Manokwari-TKMKB Sinergi Kontrol Mutu dan Biaya JKN

    Sekretaris Kampung Susweni, Hans Mambraku, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini yang dinilai menyentuh langsung kebutuhan warga. Ia menilai skrining kesehatan ini memberi manfaat nyata dan membuka kesadaran baru soal pentingnya pencegahan.

    “Kami merasa sangat terbantu dan terhormat karena Kampung Susweni dipilih sebagai lokasi kegiatan ini. Banyak warga kami yang selama ini masih berpikir bahwa ke fasilitas kesehatan hanya perlu dilakukan saat sudah sakit. Padahal, banyak penyakit bisa dicegah lebih awal jika mereka tahu caranya. Kegiatan ini membuka mata kami bahwa kesehatan tidak hanya soal pengobatan, tapi soal pencegahan,” ungkapnya.

    Hans juga menyoroti pendekatan komunikatif dari mahasiswa KKN dan tim BPJS yang dinilai membuat warga merasa dihargai.

    “Warga kami merasa benar-benar diperhatikan. Mereka tidak hanya didatangi untuk diberikan pelayanan, tapi juga diajak bicara, dijelaskan secara perlahan, dengan bahasa yang mereka pahami. Ini membuat mereka merasa dihargai dan tidak takut lagi untuk memeriksakan diri. Ada rasa percaya yang tumbuh dari pendekatan seperti ini,” tuturnya.

    Baca juga:  Peserta JKN PBPU Manokwari: Angeline Merasa Lebih Tenang Saat Berobat

    Dia berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata. Ia menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan dari BPJS.

    “Kami sangat berharap BPJS Kesehatan bisa menjadikan kegiatan seperti ini sebagai agenda yang berkelanjutan, bukan hanya untuk hari ini. Warga kami tidak cukup hanya diberi informasi sekali, tapi perlu didampingi secara terus-menerus. Perubahan pola pikir itu tidak instan perlu waktu, ketelatenan, dan kehadiran yang konsisten. Kami butuh BPJS Kesehatan untuk terus bersama kami, menjadi mitra yang tidak hanya datang saat sakit, tapi hadir dalam proses pembelajaran hidup sehat,” paparnya. (LP14/red)

     

    Latest articles

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba S.IP, M.Si resmi melauncing jersey baru tim kebanggaan masyarakat Pegunungan...

    More like this

    Mugiyono Ajak Warga Maknai Idulfitri dengan Saling Memaafkan dan Kesederhanaan

    ‎MANOKWARI, Linkpapua.id- Dalam momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, mengajak...

    Wagub Lakotani dan Sekda Ali Baham Salat Idulfitri Bersama Ribuan Jemaah di Borarsi

    MANOKWARI, Linkpapua.id – Ribuan umat Muslim memadati Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari, untuk...

    Layanan BBM Tetap Normal Selama Idul Fitri, Masyarakat Diminta Tidak Kawatir

    ​AMBON, Linkpapua.id– Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berkomitmen untuk terus melayani kebutuhan masyarakat...