Pemkamp Boni Raja Ampat Bangun Jalan 900 Meter, Warga Gotong Royong

Published on

RAJA AMPAT, LinkPapua.id – Pemerintah Kampung (Pemkamp) Boni di Distrik Wawarbomi, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, mulai membangun jalan sepanjang 900 meter. Proyek ini dikerjakan secara gotong royong oleh warga usai disepakati dalam musyawarah kampung (muskamp).

Kepala Kampung Boni, Naftali Mirino atau yang akrab disapa Bang Ali, mengatakan pengerasan jalan menjadi prioritas utama program kampung tahun ini. Jalan tersebut dibangun dengan dukungan penuh dari masyarakat.

“Program yang sudah berjalan saat ini yaitu pembangunan jalan/pengerasan jalan sepanjang 900 meter persegi. Program ini hasil muskam sehingga masyarakat berbondong-bondong bergotong royong untuk melakukan kegiatan tersebut,” ujar Bang Ali, Rabu (6/8/2025).

Baca juga:  Bupati Raja Ampat Larang Wisuda Penamatan Sekolah TK hingga SMA

Selain jalan, Pemkamp Boni juga telah merancang dua program lainnya untuk tahun 2025. Program tersebut adalah pengadaan 10 unit fiber dan renovasi gedung kantor kepala kampung.

Bang Ali menyebut ketiga program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan fasilitas dan infrastruktur kampung. Dia berharap semua program tersebut bisa membawa manfaat langsung bagi warga.

Baca juga:  Hermus Indou Ingatkan Pentingnya Kebersamaan Dalam Kehidupan Bermasyarakat

“Program-program ini diharapkan dapat meningkatkan infrastruktur dan fasilitas di kampung, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat,” katanya.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, khususnya Bupati dan Wakil Bupati. Menurutnya, keberadaan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap I 2025 sangat membantu realisasi pembangunan.

“Program ini sangat membantu dan meningkatkan infrastruktur serta kesejahteraan masyarakat desa. Terima kasih kepada Pemda atas dukungan dan bantuan yang diberikan,” ucapnya.

Baca juga:  Gelombang Setinggi 2 Meter Berpotensi Terjadi di Raja Ampat

Bang Ali menambahkan, pembangunan jalan ini bukan hanya soal fisik, tapi juga bentuk kolaborasi antara warga dan pemerintah. Dia berharap jalan tersebut bisa menunjang akses dan ekonomi warga dalam jangka panjang.

“Jalan yang baik dapat meningkatkan aksesibilitas, mobilitas, dan ekonomi masyarakat kampung. Semoga pembangunan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” pungkasnya. (LP10/red)

Latest articles

Rahmat Sinamur: Usulan Papua Barat Tengah Berangkat dari Aspirasi dan Persoalan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Barat Tengah kembali mengemuka di tengah dorongan sejumlah komponen masyarakat di wilayah Papua...

More like this

Komisi A DPRK Teluk Wondama Minta Tambah Dapur MBG: Sudah Over!

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id - Komisi A DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, meminta penambahan dapur...

Pemkab Manokwari Siapkan Digitalisasi Pajak untuk Perkuat PAD

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna...

Bupati Bintuni Sambut 251 Prajurit Satgas Yonif 147, Tekankan Pendekatan Humanis

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menyambut 251 personel Satgas Kewilayahan...