Pemilik Ulayat Tuntut Penyelesaian Sengketa Tanah SMA Negeri 1 Raja Ampat

Published on

RAJA AMPAT, LinkPapua.id – Pemilik hak ulayat Lausdi Daam menuntut penyelesaian sengketa tanah SMA Negeri 1 Raja Ampat di Distrik Waisai Kota, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Dia mengungkapkan kasus ini sudah berjalan sejak 2022, tetapi belum juga tuntas.

“Kuasa hukum kami telah mengirimkan somasi ke Dinas Pendidikan dan Bupati sejak 9 Agustus 2025, namun hingga saat ini belum ada konfirmasi atau respons dari dinas terkait,” ungkap Lausdi dalam keterangannya, Senin (22/9/2025).

Baca juga:  AMPI Manokwari Gelar Tournament Domino Berlangsung Meriah

Lausdi menilai hak tanah adatnya belum diselesaikan secara adil. Dia meminta pemerintah segera menyelesaikan pembayaran yang seharusnya sudah terealisasi pada 2022 saat Papua Barat masih menangani persoalan tersebut.

“Sampai saat ini kami masih menunggu proses kapan terealisasi,” ujarnya.

Baca juga:  Pertamina Jamin Distribusi dan Ketersediaan Energi di Papua-Maluku

Lausdi menyebut pihaknya sudah beberapa kali melakukan upaya hukum, termasuk mengirimkan somasi, tetapi tidak mendapat jawaban. Dia menegaskan dirinya tidak menyalahkan pemerintah daerah saat ini.

Harapannya, Dinas Pendidikan bisa memanggil dan mengklarifikasi status sengketa tanah itu. Ia juga ingin ada pertemuan langsung untuk membahas penyelesaian masalah tersebut.

Baca juga:  Diselimuti Awan Mendung, Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan di Teluk Bintuni Tetap Khidmat

“Kami ingin dinas terkait mengklarifikasi status sengketa tanah yang seharusnya sudah terbayar sejak 2022 dan menjelaskan langkah apa yang akan diambil untuk menyelesaikannya,” ucapnya.

Menurutnya, hak tanah adat harus dihormati dan diselesaikan sesuai hukum yang berlaku. Dia mengaku sudah beberapa kali melakukan mediasi, tetapi hasilnya belum memuaskan. (LP10/red)

Latest articles

OJK Dukung Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Bank

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya kepastian hukum dalam penanganan kredit macet di sektor perbankan. Kepastian hukum dinilai perlu untuk mendukung...

More like this

DPRK Teluk Wondama Minta Percepatan Pembangunan Gereja Jelang Sidang Sinode GKI

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, mendorong pemerintah daerah mempercepat pembangunan...

Kodim 1801/Manokwari Gandeng Insan Pers Kawal Program Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id-Kodim 1801/Manokwari memperkuat kemitraan dengan insan pers di Kabupaten Manokwari melalui pertemuan bersama...

DPRK Manokwari Tampung Aspirasi Sekolah Saat Monitoring LKPJ Bupati 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pelaksanaan monitoring Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Manokwari Tahun 2025 turut...