28.9 C
Manokwari
Senin, Februari 9, 2026
28.9 C
Manokwari
More

    Papua Barat Ikuti 10 Cabor di Bapor Korpri, 3 Kosong Atlet

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id — Papua Barat akan mengikuti 10 dari 13 cabang olahraga (cabor) dalam ajang Bapor Korpri di Palembang. Tiga cabor tidak diikuti karena Papua Barat belum memiliki atletnya.

    “Memang untuk Bapor Korpri telah kami persiapkan sejak lama. Yang dulunya kami pikir hanya 7 cabor, akhirnya sekarang kita mampu mengikuti 10 cabor dan hanya 3 cabor yang memang Papua Barat tidak memiliki atletnya,” ujar wakil ketua kontingen Bapor Korpri Papua Barat Melkias Werinussa di Kantor Gubernur, Senin (29/9/2025).

    Baca juga:  Gubernur Dominggus Curiga Ada Oknum di Balik Polemik Lahan SMA Taruna Manokwari

    Pelepasan kontingen dilakukan Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani di lapangan apel Kantor Gubernur. Lakotani berpesan agar kontingen menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik daerah.

    “Mewakili Bapak Gubernur (Dominggus Mandacan), saya menyerahkan bendera kontingen Papua Barat kepada wakil ketua kontingen Bapor Korpri untuk memimpin kontingen Papua Barat dapat Bapor Korpri ke-7 di Palembang,” katanya.

    Lakotani menegaskan bahwa di pundak kontingen ada harapan masyarakat Papua Barat. Dia berharap prestasi yang membanggakan dapat diraih melalui kebersamaan, kekompakan, dan kedisiplinan.

    Baca juga:  Pemprov Papua Barat Latih 35 Wirausaha Baru Tingkatkan Daya Saing Digital

    Lebih lanjut, Werinussa menjelaskan pemerintah provinsi hanya mengirimkan empat cabor, yakni bulu tangkis, tenis meja, senam korpri, dan catur. Pemprov memilih cabor tersebut karena memiliki atlet yang menjanjikan di tingkat nasional.

    Selain itu, Pemkab Teluk Wondama membawa tiga cabor, yakni tenis lapangan, futsal, dan atletik. Sementara PUPR Papua Barat membawahi cabor gateball dan basket, serta pencak silat diikuti secara mandiri oleh atletnya.

    Baca juga:  Dinas PUPR Papua Barat Mulai Benahi Wisata Alam Gunung Meja

    Kontingen Papua Barat mendapat anggaran sekitar Rp 930 juta untuk 68 orang peserta. Pertandingan dimulai pada 5 Oktober 2025, tetapi tenis lapangan dimulai lebih awal pada 2 Oktober sehingga pesertanya diberangkatkan pada 29 September.

    “Kami tidak berharap dengan target perolehan kemenangan yang tinggi. Kami berkomitmen bertanding sebaik-baiknya apapun hasilnya maka itu sesuai usaha yang telah dilakukan,” tutup Werinussa. (LP14/red)

     

    Latest articles

    Sekda Papua Barat Minta OPD Tancap Gas Jalankan Program Usai Terima...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere meminta seluruh OPD tancap gas menjalankan program usai menerima Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2026. Dia...

    More like this

    Sekda Papua Barat Minta OPD Tancap Gas Jalankan Program Usai Terima DPA

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere meminta seluruh OPD tancap gas...

    Simposium Flora Malesiana, Masyarakat Adat Disebut Kunci Jaga Iklim di Papua

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Masyarakat adat memiliki peran paling strategis sebagai garda terdepan dalam melindungi...

    16 Negara Ikuti Simposium Flora Malesiana di Manokwari, Bahas Solusi Iklim-Pangan

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Simposium Internasional Flora Malesiana ke-12 dan Konferensi Solusi Iklim Berbasis Alam...