Bupati Elisa Auri di Seabad Nubuatan Kijne: Wondama Tanah Diberkati

Published on

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Bupati Teluk Wondama Elisa Auri menyebut Teluk Wondama adalah tanah yang diberkati dan menjadi saksi peradaban besar bagi orang Papua. Ia menyampaikan pesan itu saat ibadah puncak perayaan satu abad Nubuatan IS Kijne di Lapangan Miei, Wasior, Sabtu (25/10/2025).

“Dari tanah yang diberkati ini kita menumbuhkan tanah-tanah yang lahir di tanah ini di Teluk Wondama. Di tanah ini ada peradaban yang bersejarah bagi orang Papua,” ujar Elisa.

Baca juga:  PAN Teluk Bintuni Suarakan Pemilu Damai: Jangan Ada Polarisasi

Elisa mengatakan peringatan satu abad ini menjadi refleksi tentang peradaban yang telah membawa Papua lebih maju 100 tahun lalu. Ia menyebut kunjungan para misionaris bukan hanya membawa berkat, tetapi juga jalan terang bagi orang Papua.

“Peradaban sejati bukan warisan namun nilai, moral dan pendidikan yang ada merupakan sarana untuk membangun tanah ini,” tuturnya.

Menurut Elisa, bukti nyata peradaban itu kini terlihat dari banyaknya orang Papua yang menjadi guru, dokter, anggota militer, bahkan pemimpin daerah. Ia menyebut hari ini adalah saksi hidup dari perjalanan panjang peradaban tersebut.

Baca juga:  DPRK-Pemkab Teluk Wondama Sahkan APBD-P 2026, Belanja Naik Jadi Rp1,048 Triliun

Elisa menegaskan komitmennya memperkuat identitas Wondama sebagai kabupaten peradaban di tanah Papua. Ia mengatakan sejumlah program strategis telah disiapkan untuk menandai semangat itu.

Salah satunya adalah peletakan batu pertama pembangunan patung Domine Isak Samuel Kijne yang dianggap sebagai simbol warisan peradaban. Selain itu, pemerintah juga akan membangun Universitas Domine Isak Samuel Kijne serta meluncurkan proyek infrastruktur Bandara Isak Samuel Kijne.

Baca juga:  Keluarga Korban Terbakar di THM Double O Bertemu Pihak Manajemen, Ini Poin yang Disepakati

Elisa menambahkan bahwa batu peradaban di situs Aitumieri kini telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional. Ia berharap tempat itu menjadi rumah peradaban bagi semua manusia.

“Tempat ini adalah situs besar dan menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga, mengelola, dan melestarikannya agar sejarah ini tetap dikenal,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

DPRP Ingatkan Pemekaran DOB Pegunungan Meiyakh-Puncak Arfak Tak Sekadar Aspirasi, 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPRP Papua Barat, Orgenes Wonggor, mengingatkan rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Pegunungan Meiyakh dan Kabupaten Puncak Arfak tidak...

More like this

DPRP Ingatkan Pemekaran DOB Pegunungan Meiyakh-Puncak Arfak Tak Sekadar Aspirasi, 10 Distrik Harus Disiapkan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPRP Papua Barat, Orgenes Wonggor, mengingatkan rencana pembentukan Daerah Otonomi...

Bupati Pegaf Targetkan Pemekaran 10 Distrik, Perjuangkan DOB Pegunungan Meiyakh-Puncak Arfak

MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf), Dominggus Saiba, menargetkan pemekaran 10 distrik sebagai...

Musprov PORDI Papua Barat Jadi Momentum Regenerasi Kepemimpinan, Haryono Calon Tunggal Ketua

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pengurus Provinsi Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat menggelar Musyawarah...