15 Tahun Beroperasi, Proyek Migas Teluk Bintuni Dinilai Abaikan Hak Sebyar

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Suku Besar Sebyar menilai proyek migas di Teluk Bintuni telah beroperasi 15 tahun, tetapi masih mengabaikan hak ulayat mereka. Desakan itu disampaikan langsung dalam pertemuan dengan Pemprov Papua Barat.

“Kami datang hari ini untuk menuntut keadilan. Hak-hak adat dari proyek migas tersebut belum sepenuhnya kami rasakan, padahal sudah beroperasi belasan tahun,” ujar ujar Sekretaris Lembaga Masyarakat Adat Suku Besar Sebyar, Nuh Inai, dalam pertemuan di Steenkool Hotel & Resto, Senin (24/11/2025).

Baca juga:  Roberth Hammar: Masukan Ranperda Pembangunan Industri Teluk Bintuni Kami Tampung

Pernyataan Nuh disampaikan dalam forum yang dihadiri perwakilan tokoh adat, tokoh agama, perempuan, pemuda, dan Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy. Mereka menyuarakan bahwa hak ulayat atas 9 sumur di wilayah Tren III belum diselesaikan.

Baca juga:  Pameran UMKM Sambut HUT RI, Dominggus Ajak Masyarakat Pakai Produk Lokal Papua Barat

Masyarakat Sebyar menegaskan proyek migas tersebut sudah berjalan lebih dari 15 tahun, tetapi tidak membawa manfaat yang sepadan bagi pemilik hak ulayat. Mereka menilai pemerintah dan perusahaan perlu segera menuntaskan pembayaran hak yang tertunda.

Baca juga:  Dana Otsus-DAU Papua Barat Dipangkas, ini Penjelasan Pemprov

Sebagai tindak lanjut, mereka meminta Pemprov Papua Barat dan Pemkab Teluk Bintuni bergerak cepat merespons tuntutan itu. Masyarakat adat menilai penundaan hanya memperpanjang ketidakpastian bagi komunitas Sebyar.

“Tuntutan ini disampaikan demi menjaga keadilan, kesejahteraan, dan kepastian hak masyarakat adat di wilayah operasional proyek migas,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Dandim Teluk Bintuni: Negara Siap Dampingi Eks Simpatisan yang Kembali ke...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Suasana haru menyelimuti halaman Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, pada Kamis (25/6/2026). Sebanyak 10 eks anggota dan 27 simpatisan dari Kowip I Kodap IV/Sorong Raya,...

More like this

Dandim Teluk Bintuni: Negara Siap Dampingi Eks Simpatisan yang Kembali ke NKRI

MANOKWARI, Linkpapua.id-Suasana haru menyelimuti halaman Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, pada Kamis (25/6/2026). Sebanyak 10 eks...

24 Kontingen Bersaing di Kategori Paduan Suara Wanita Pesparawi Nasional 2026

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sebanyak 24 kontingen dari berbagai provinsi bersaing pada kategori paduan suara...

PSDC Papua Barat Bahagia Tampilkan Hasil Latihan 2 Tahun di Pesparawi XIV, Optimistis Raih Hasil Terbaik

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen paduan suara dewasa campuran (PSDC) Papua Barat mengaku bahagia bisa...