BKD Papua Barat Pastikan Kuota 1.299 Honorer Aman, Uji Kompetensi Tunggu Arahan BKN

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Papua Barat memastikan nasib 1.299 tenaga honorer untuk diangkat menjadi CPNS dan PPPK kini sudah berada di titik aman. Ribuan honorer tersebut kini hanya tinggal selangkah lagi menuju pengangkatan resmi melalui tahapan uji kompetensi.

“Saat ini status honorer Papua Barat sudah aman. Kita tinggal menunggu arahan dari BKN, khususnya BKN Regional XIV, untuk pelaksanaan uji kompetensi,” ujar Kepala BKD Papua Barat, Herman Sayori, di Kantor Gubernur, Jumat (9/1/2026).

Baca juga:  Bahas Postur APBD-P 2024, DPR Papua Barat Beri 18 Poin Koreksi

Herman menjelaskan kuota 1.299 orang tersebut telah mendapatkan restu dari Kementerian PAN-RB pada Desember 2025 lalu. Tahapan seleksi berikutnya adalah uji kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang dijadwalkan berlangsung Januari ini.

“Seleksi ini memang bersifat formalitas karena mereka sudah ditetapkan oleh Men-PAN RB. Tetapi yang tidak ikut tes dipastikan gugur, sementara yang ikut sudah dipastikan lulus,” katanya.

Herman memperingatkan agar seluruh honorer tidak menganggap remeh tahapan formalitas tersebut karena ketidakhadiran berujung pada diskualifikasi otomatis. Uji kompetensi ini merupakan syarat administratif mutlak sebelum proses penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) dilakukan.

Baca juga:  Jadi Penyumbang Inflasi Tertinggi, Harga Ikan di Manokwari Kini Turun

Durasi pelaksanaan tes CAT nantinya akan menyesuaikan jumlah formasi yang tersedia di lapangan. Kelompok 297 orang diprediksi tuntas dalam sehari, sementara kelompok 1.002 orang membutuhkan waktu sekitar lima hari pengerjaan.

“Anggarannya disiapkan oleh pemerintah provinsi. Kami hanya menunggu DPA dibagikan,” ucapnya.

Pemprov Papua Barat menjamin seluruh biaya seleksi dibebankan pada kas daerah sehingga peserta tidak dipungut biaya apapun. Herman mengimbau para honorer untuk menjaga kesehatan dan fokus mempersiapkan diri sembari menunggu jadwal resmi dari BKN.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Tegaskan ASN Dilarang Ubah Model Pakaian Dinas

Setelah seluruh proses pengangkatan 1.299 pegawai ini rampung, BKD akan kembali berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait kebutuhan formasi tambahan. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh tenaga kontrak di Papua Barat mendapatkan kepastian status kepegawaian sesuai aturan. (LP14/red)

Latest articles

Papua Barat Lepas 20 Peserta MTQ Korpri Nasional, Bawa Target Perbaikan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melepas 20 peserta untuk mengikuti MTQ Korpri tingkat nasional ke-8 di Makassar dan Pangkep, Sulawesi Selatan...

More like this

Papua Barat Lepas 20 Peserta MTQ Korpri Nasional, Bawa Target Perbaikan Prestasi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melepas 20 peserta untuk mengikuti MTQ...

Gubernur Dominggus Buka Pameran UMKM Papua Barat, Dorong Produk Lokal Jadi Raja di Rumah Sendiri

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan membuka Pameran UMKM Papua Barat 2026...

Gubernur Papua Barat: 1 Agustus Seharusnya Atribut HUT Kemerdekaan RI Sudah Terpasang

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyoroti belum terpasangnya baliho dan spanduk...