Ledakan Tug Boat Musaffah 2 di Selat Hormuz, 3 WNI Hilang

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Tiga warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan hilang setelah tug boat Musaffah 2 berbendera Persatuan Emirat Arab (PEA) meledak di Selat Hormuz. Insiden itu terjadi di perairan antara PEA dan Oman pada Jumat (6/3/2026) pukul 02.00 waktu setempat.

“Hingga saat ini, Otoritas di PEA dan Oman masih menyelidiki penyebab insiden ini,” ujar Plt Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Heni Hamidah dalam keterangannya, Sabtu (7/3).

Ledakan tersebut menyebabkan kapal terbakar sebelum akhirnya tenggelam di perairan Selat Hormuz. Insiden itu dilaporkan kepada Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui KBRI Abu Dhabi dan KBRI Muscat.

Baca juga:  FIFA Restui Erick Thohir Rangkap Jabatan Menpora dan Ketum PSSI

“Berdasarkan informasi yang diterima, Musaffah 2 berawak total 7 personel berkewarganegaraan Indonesia, India, dan Filipina. Empat awak selamat, sedangkan 3 awak lainnya masih dalam proses pencarian,” katanya.

Khusus awak berkewarganegaraan Indonesia, terdapat empat WNI yang berada di kapal tersebut. Satu WNI selamat namun mengalami luka bakar dan saat ini dirawat di rumah sakit Kota Khasab, Oman.

Baca juga:  PWI apresiasi Polri tangkap pembunuh wartawan di Sulbar

“Sedangkan 3 WNI lainnya masih terus diupayakan pencarian oleh otoritas setempat. Selain 4 WNI tersebut, terdapat 1 WNI yang berada di lokasi insiden, namun berada di kapal yang berbeda dan dalam keadaan selamat,” ungkapnya.

Perwakilan Indonesia di PEA dan Oman kini terus berkoordinasi dengan otoritas setempat serta perusahaan Safeen Prestige. Langkah itu dilakukan untuk mempercepat proses pencarian tiga WNI yang masih hilang.

Baca juga:  PWI Jaya Kembali Gelar Anugerah MHT 2021

“Kementerian Luar Negeri juga mendorong penyelidikan menyeluruh atas insiden ini,” ucapnya.

Kementerian Luar Negeri juga mengimbau WNI di kawasan Timur Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan. Imbauan ini terutama ditujukan kepada awak kapal Indonesia yang bekerja di wilayah perairan tersebut.

“Segera lakukan lapor diri untuk memastikan respons cepat dan tepat dari Perwakilan RI. Dalam keadaan darurat segera hubungi hotline Perwakilan RI terkait,” imbaunya. (*/red)

Latest articles

Lewat Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun 2025, DPRK Manokwari Soroti Sejumlah Aspek

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Manokwari Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna...

More like this

BPJS Kesehatan Luncurkan NADI JKN, Solusi Menabung untuk Jaga Keaktifan Peserta

JAKARTA, LinkPapua.id – BPJS Kesehatan meluncurkan program NADI JKN (Menabung Demi Iuran JKN) untuk...

Presiden Prabowo ke Menteri Bahlil: Jangan Naikkan Harga BBM Bersubsidi!

JAKARTA, LinkPapua.id – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjaga harga BBM...

BGN: 137 Kepala SPPG Dicopot, Zero Tolerance untuk Pelanggaran

JAKARTA, LinkPapua.id – Badan Gizi Nasional (BGN) mencopot 137 kepala dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan...