MANOKWARI, LinkPapua.id – Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Mansinam 2026 selama perayaan Idul Fitri, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Papua Barat tercatat mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Untuk jumlah kecelakaan turun dari 8 kasus pada tahun lalu menjadi 7 kasus tahun ini. Meski demikian, kerugian materiil justru mengalami peningkatan,”ujar Dirlantas Polda Papua Barat Kombes Pol Arief Bahtiar pada Rabu (8/4/2026) di Mapolda Papua Barat.

Selain itu, tercatat dua korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Manokwari dan Teluk Wondama selama periode operasi berlangsung.
Polda Papua Barat mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Kepatuhan pengguna jalan dinilai menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan.
“Usai pelaksanaan Operasi Ketupat, aparat kepolisian juga melanjutkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dengan fokus pada penertiban pengguna jalan. Ini berlangsung diseluruh Indonesia,”tambahnya.
Dalam KRYD tersebut, tercatat sebanyak 16 pelanggaran ditindak, mayoritas terkait pengendara yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) serta tidak menggunakan helm.
Masyarakat kembali diingatkan untuk selalu tertib berlalu lintas, melengkapi surat kendaraan, serta menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara guna meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya.(LP3/Red)
















