DPRP Papua Barat Kawal Evaluasi SMA Taruna Kasuari Buntut Kasus Pengeroyokan Siswa

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat mengawal proses evaluasi menyeluruh di SMA Taruna Kasuari Nusantara (TKN) Manokwari usai insiden pengeroyokan antar-siswa. Lembaga legislatif menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan sekolah unggulan tersebut melakukan pembenahan manajemen secara total.

“Pada prinsipnya kami DPR akan melakukan pengawasan dan mengawal evaluasi menyeluruh di SMA TKN,” kata Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (25/4/2026).

Baca juga:  Polda Papua Barat Gandeng Diskominfo Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Personel

Orgenes menilai evaluasi tersebut menjadi syarat bagi SMA TKN untuk memulihkan citra sekolah di mata publik. Langkah ini bertujuan agar lembaga pendidikan tersebut tetap konsisten memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi putra-putri daerah.

“Evaluasi ini penting agar sekolah bisa kembali menjadi unggulan dan memberikan pelayanan pendidikan yang baik,” ujarnya.

Dia mendorong pihak terkait melakukan penelusuran mendalam terhadap kondisi internal sekolah guna menemukan akar persoalan. Menurutnya, manajemen internal dan berbagai kekurangan sarana prasarana sebagai poin yang membutuhkan perhatian.

Baca juga:  Rektor Unipa Dorong Alumni Terlibat dalam Percepatan Akreditasi

“Kita perlu melihat kondisi internal sekolah, apakah ada masalah yang perlu dibenahi. Kekurangan di dalam sekolah harus menjadi perhatian,” tuturnya.

Orgenes juga mendesak pemerintah daerah agar memberikan dukungan terhadap kebutuhan operasional sekolah unggulan tersebut. Dia menyoroti ketersediaan fasilitas belajar, pemenuhan tenaga pendidik, serta alokasi anggaran yang memadai.

Baca juga:  38 Anggota DPRD Manokwari Resmi Dilantik, Jhoni Muid jadi Ketua Sementara

“Kekurangan seperti fasilitas, tenaga kerja maupun anggaran harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam keberlanjutan sekolah unggulan tersebut,” ucapnya.

DPRP Papua Barat berharap pengawalan ini dapat memaksimalkan proses penanganan permasalahan di lingkungan SMA TKN. Otoritas pendidikan harus menjamin keamanan siswa agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan. (LP14/red)

Latest articles

Autopsi Jenazah Yanto Idorway Rampung, Polisi Tunggu Hasil Uji Laboratorium

0
MANOKWARI, Linkpapua.id– Proses autopsi terhadap jenazah presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, telah rampung dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat, Kamis (30/7/2026)...

More like this

DPD Golkar Kaimana Dijadwalkan jadi yang Pertama Gelar Musda

MANOKWARI, Linkpapua.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kaimana menjadi pengurus tingkat...

Pemkab Teluk Bintuni dan BBPJN Teken Sinergi Penanganan Jalan Nasional, Hadirkan Konektivitas-Gerakkan Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional...

DPRP Papua Barat Soroti 13 Temuan BPK, Tata Kelola Keuangan Pemprov Dinilai Masih Lemah

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat menyoroti 13 temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI...