MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melepas keberangkatan ratusan jemaah calon haji asal wilayah setempat. Pelepasan ini mencakup seluruh jemaah yang masuk dalam kuota resmi pemberangkatan haji Papua Barat 2026.
Pelepasan berlangsung di Hotel Aston Niu, Manokwari, Rabu (6/5/2026). Sebanyak 143 jemaah yang tergabung dalam kloter 25 dan 26 dijadwalkan segera bertolak menuju tanah suci untuk menunaikan ibadah haji 1447 Hijriah.
“Kita patut bersyukur karena jemaah calon haji dari Provinsi Papua Barat sebanyak 143 orang dapat berangkat seluruhnya sesuai kuota,” ujar Dominggus saat pelepasan.
Dominggus mengingatkan para jemaah agar senantiasa menjaga kondisi fisik mengingat rangkaian ibadah haji merupakan aktivitas yang cukup berat. Dia menyarankan jemaah untuk mengonsumsi makanan bergizi dan mengurangi kegiatan di luar agenda ibadah.
“Ibadah haji bukan hanya ibadah batin, tetapi juga ibadah fisik. Karena itu, jaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum, serta mengurangi aktivitas yang tidak mendukung ibadah,” pesannya.
Selain faktor kesehatan, Gubernur menekankan pentingnya menjaga sikap selama berada di Arab Saudi. Jemaah diharapkan mampu menjadi duta daerah yang menjunjung tinggi sopan santun dan martabat bangsa Indonesia.
“Jaga perilaku, tetap tertib, dan saling menghargai. Jangan mudah tersinggung, karena Bapak dan Ibu membawa nama baik daerah dan bangsa,” ucapnya.
Dominggus memberikan instruksi khusus kepada para petugas haji dan tenaga kesehatan yang mendampingi rombongan. Dia meminta para petugas melayani jemaah dengan penuh tanggung jawab sebagai bagian dari amanah negara.
“Petugas harus melayani jemaah dengan serius dan sepenuh hati karena itu adalah amanah utama selama di tanah suci,”
Dominggus berharap seluruh jemaah dan petugas diberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah di tanah suci. Dia mendoakan agar rombongan mendapatkan keselamatan hingga kembali ke tanah air.
“Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan mabrurah serta membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari setelah kembali ke tanah air,” tutupnya. (LP14/red)








