Reses di Arkuki, Suriyati Gandeng BPJS Kesehatan Untuk Jangkau Akses Layanan

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id –Wakil Ketua DPRK Manokwari, Suriyati, memanfaatkan pelaksanaan Reses III tahun 2026 untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memberikan informasi terkait layanan jaminan kesehatan dengan menggandeng BPJS Kesehatan Cabang Manokwari.

Suriyati mengatakan, dirinya baru berkesempatan hadir di wilayah tersebut karena pelaksanaan reses dilakukan secara bergilir, sementara daerah pemilihannya memiliki wilayah yang cukup luas.

“Baru berkesempatan hadir ke sini karena bergilir dan dapil cukup luas. Saya juga menggandeng BPJS karena sering ada persoalan masyarakat terkait biaya berobat. Banyak yang datang kepada saya menyampaikan persoalan tersebut,” ujarnya saat Reses di kompleks Arkuki pada Sabtu (15/8/2026).

Baca juga:  Keluarga Sempat Menolak, Jenazah Perempuan Ditemukan di Arfai Akhirnya Dimakamkan

Menurutnya, reses tidak hanya menjadi momentum untuk menyerap aspirasi, tetapi juga memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat, khususnya terkait akses pelayanan kesehatan dan kepesertaan BPJS Kesehatan.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Kesehatan Manokwari, Tony Wattimena, mengatakan keterlibatan BPJS Kesehatan dalam kegiatan reses menjadi momentum yang baik untuk menyampaikan informasi langsung kepada masyarakat.

Baca juga:  Percepat Herd Immunity, TNI dan Polda Papua Barat Kembali Buka Gerai Vaksinasi Gratis

Ia menyebutkan, sekitar 60 persen penduduk Kabupaten Manokwari telah mendapatkan layanan kesehatan yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah.

“Ini momen yang baik karena kami bisa digandeng saat reses. Pemerintah daerah juga telah mengalokasikan anggaran untuk BPJS Kesehatan sebesar Rp12,4 miliar,” jelas Tony.


Tony mengatakan, jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Manokwari saat ini mencapai sekitar 190.406 jiwa. Namun, masih terdapat sekitar 200-an kuota yang dapat dimanfaatkan untuk masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Baca juga:  Alasan Faskar Penuh, Pemkab Manokwari Belum Lakukan Swab Massal

Ia menambahkan, masyarakat yang kepesertaannya tidak aktif dapat diusulkan kembali melalui mekanisme yang tersedia.

“Kepesertaan yang tidak aktif bisa diusulkan kembali,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya dapat menyampaikan aspirasi pembangunan, tetapi juga memahami hak dan prosedur dalam memperoleh layanan kesehatan melalui program JKN.(LP3/Red)

Latest articles

Brimob Perkuat Kehadiran di Teluk Wondama, Kompi 2 Batalyon C Diresmikan

0
MANOKWARI, Linkpapua.id— Kompi 2 Batalyon C Satuan Brimob Polda Papua Barat resmi diresmikan dan siap menjalankan tugas pengabdian di Kabupaten Teluk Wondama.Melalui berita tertulis...

More like this

Brimob Perkuat Kehadiran di Teluk Wondama, Kompi 2 Batalyon C Diresmikan

MANOKWARI, Linkpapua.id— Kompi 2 Batalyon C Satuan Brimob Polda Papua Barat resmi diresmikan dan...

Jelang Musda, Golkar Manokwari Siapkan Tahapan Pendaftaran Calon Ketua

MANOKWARI, Linkpapua.id – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Manokwari, panitia penyelenggara...

Bupati Hermus Pastikan Bantuan Beras Layak Diterima Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id- Pemerintah Kabupaten Manokwari melakukan pemeriksaan kualitas program bantuan pangan untuk alokasi Juli–September...