Bom Bunuh Diri Dirancang di Villa Mutiara, Lokasi Sudah Disurvei Sejak 6 Bulan

Published on

JAKARTA, Linkpapuabarat.com – Densus 88 Antiteror Mabes Polri membeberkan fakta baru bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Hasil penangkapan 7 terduga teroris, terungkap bahwa teror Makassar sudah dirancang sejak enam bulan lalu.

“Teror ini dirancang di Kompleks Villa Mutiara. Ini bukan hanya melibatkan pasutri L dan YSF. Ada beberapa orang yang ikut terlibat merancang,” terang Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, di Mabes Polri, Selasa (30/3/2021).

Baca juga:  Papua Barat dan Papua Barat Daya Kompak Inflasi di September, Ini Rinciannya

Dalam rangkaian penggerebekan, Polri sudah mengamankan 7 terduga teroris. 3 dari 7 itu disebut pernah berbaiat di Markas Front Pembela Islam (FPI).

Ahmad mengatakan, salah satu yang ikut merancang bom bunuh diri di Katedral adalah AS alias EKA alias AR. AS ikut melakukan survei lokasi pemboman.

Baca juga:  KPw BI Papua Barat Boyong Sejumlah Produk Dalam Even Tahunan ISEF 2025

Selain itu, ada terduga teroris lainnya yakni SAS. SAS juga pernah mengikuti baiat di markas FPI. SAS kata Ahmad, mengetahui persis rencana peledakan itu. Ia juga bagian dari perancang bersama AS dan pasangan suami istri, L dan YSF.

Baca juga:  Kabar Baik! Angka Pengangguran di Papua Barat Menyusut, Kini Sisa 4,34%

Lalu terduga berinisial R alias M. R ikut dalam rencana tersebut. Bahkan R terlibat melakukan survei untuk menentukan lokasi di mana bom akan diledakkan.

“R ikut dalam survei lokasi untuk menentukan lokasi pengeboman. Dia tahu betul di mana titiknya. Dia ikut bersama L,” jelas Ahmad. (LPB2/red)

Latest articles

Program Sekolah Gratis Dimulai, Orang Tua Tak Lagi Dibebani Biaya Pendaftaran

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Pemerintah Kabupaten Manokwari mulai merealisasikan program sekolah gratis yang difokuskan bagi seluruh sekolah negeri. Program ini mencakup pembebasan berbagai biaya pendidikan...

More like this

OJK Optimalkan SLIK, Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah

JAKARTA, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengoptimalkan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) untuk...

OJK Edukasi 219 Ribu Warga Papua Barat dan PBD, Perkuat Literasi Keuangan-Pelindungan Konsumen

MANOKWARI, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua Barat dan Papua Barat Daya (PBD)...

OJK: Sektor Jasa Keuangan Papua Barat-Papua Barat Daya Stabil, Dukung Pertumbuhan Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan sektor jasa keuangan di Papua Barat...