Blibli Puji Produk Herbal Papua Barat: Berpeluang Rebut Pasar

Published on

MANOKWARI, Linkpapuabarat.com – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua Barat bekerja sama dengan salah satu e-commerce, Blibli.com mendorong tumbuhnya usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) di Papua Barat. Papua Barat disebut memiliki banyak produk potensial yang bisa merebut market.

“Memang ada beberapa produk dari Papua Barat yang diminati. Hanya saja yang menjadi kendala pemasaran produk berkaitan dengan ongkos kirim yang masih tergolong mahal,” ujar Bramantya Eka, Lead Content Blibli.com melalui on boarding UMKM Papua Barat 2021 pada Selasa (6/4/2021).

Baca juga:  UMP Papua Barat 2026 Mulai Dibahas Hari Ini, Berpotensi Tetap Rp3.615.000

Menurut Bramantya, ke depan kendala tingginya ongkir akan diperbaiki agar diakses bisa lebih mudah. Tentu saja kata dia, dengan program pemerintah yanh menunjang infrastruktur seperti tol laut.

“Tetapi bagaimana pun harus tetap dilakukan agar wawasannya bisa terbuka. Tinggal bagaimana agar UMKM di Papua Barat punya orientasi jangka panjang yang mendorong lahirnya produk kompetitif,” jelasnya.

On boarding UMKM Papua Barat berlangsung dua hari. Kegiatan ini bertujuan mendorong bangkitnya kembali UMKM setelah dipukul pandemi.

Baca juga:  BPS: Rekreasi hingga Perawatan Pribadi Picu Inflasi Papua Barat Maret 2026

Dikatakan Bramantya, ia melihat produk dari Papua Barat berpeluang bersaing dengan produk lainnya. Tapi harus memperhatikan pengemasan yang menarik dan aman.

Dengan begitu dapat menumbuhkan kepercayaan konsumen dan produk bisa diterima pasar.

Diungkapkannya, dengan adanya platform digital dalam pemasaran produk, memiliki sejumlah keutamaan. Ini harus dimanfaatka oleh UMKM untuk menembus market di luar Papua.

“Kalau dipasarkan on line peluangnya semakin terbuka karena semakin banyak mengetahui produk kita, tidak perlu mengeluarkan biaya juga untuk sewa tempat. Maka biaya operasionalnya bisa ditekan,” tambahnya.

Baca juga:  Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Resmi Tutup Satgas RAFI 2024  

Yang perlu diperhatikan kata Bramantya adalah bagaimana pengemasan produk. Di sisi ini produk harus aman dan menarik konsumen.

Karena dengan pengemasan yang baik termasuk informasi komposisi produk tersebut dapat meyakinkan pelanggan. Semua itu harus menjadi perhatian dalam memasarkan produk.

“Karena produk itu soal trust. Siapa yang bisa menjaga trust konsumen maka dia berpeluang merebut pasar. Ini harus ditangkap UMKM di Papua Barat,” imbuhnya. (LPB3/red)

Latest articles

Suporter Bakar Mobil-Rusak Fasilitas Stadion Lukas Enembe Jayapura

0
JAYAPURA, LinkPapua.id – Sejumlah oknum suporter membakar mobil dan merusak fasilitas Stadion Lukas Enembe usai Persipura Jayapura gagal promosi ke Super League. Massa meluapkan...

More like this

bp Kirim Jacket Pertama Proyek Tangguh UCC Menuju Lepas Pantai Fakfak Papua Barat

KEPRI, LinkPapua.id – Perusahaan energi bp mengirimkan unit jacket pertama untuk kebutuhan instalasi lepas...

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

JAKARTA, LinkPapua.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas sektor jasa keuangan nasional masih...

Ekspor Papua Barat Naik 16,36 Persen di Maret 2026, 98,95% Bahan Bakar Mineral

MANOKWARI, LinkPapua.id – Nilai ekspor Papua Barat mengalami peningkatan sebesar 16,36 persen pada periode...