BKPRMI Manokwari Galang Dana untuk Korban Banjir NTT

Published on

MANOKWARI,Linkpapuabarat.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT), DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Manokwari melakukan penggalangan dana, Rabu (7/4/2021). Penggalangan dana dipusatkan di traffic light depan Gereja Ebenheizer.

Ketua DPD BKPRMI Manokwari Masrawi Aryanto mengungkapkan, aksi penggalangan dana akan terus berlanjut bersama sejumlah organisasi lainnya.

“Insha Allah aksi kita akan berlanjut bersama elemen organisasi lainnya. Hari ini penggalangan dana yang kita lakukan dapat sekitar Rp 7 juta yang langsung kita serahkan ke Ikatan Kerukunan Keluarga Sumba (IKKS),” ungkap dia.

Baca juga:  Polda Papua Barat Gelar Pelatihan Siapkan Personel Hadapi Operasi Lalu Lintas

Dalam panggalangan dana tersebut menarik empati banyak masyarakat dan pengguna jalan. Sebagian besar pengguna jalan tampak antusias menyisihkan sumbangan mereka.

“Aksi kita ini untuk menumbuhkan rasa kemanusiaan dan kepedulian sesama umat manusia. Semoga yang ditimpa bencana bisa diberi ketabahan,” tutupnya.

Aksi penggalangan dana bagi korban bencana alam di NTT dilaksanakan dari berbagai organisasi masyarakat yang ada di Manokwari. Tentu ini patut diapresiasi karena tingginya rasa saling membantu.

Baca juga:  Syahruddin Makki Layak jadi Cawabup Manokwari: Berdedikasi di Dunia Usaha dan Politik

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 128 orang meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Nusa Tenggara Timur pada Minggu (4/4/2021). Sebanyak 8.424 orang dari 2.019 keluarga mengungsi.

Jumlah pengungsian terbesar berada di Kabupaten Sumba Timur: 7.212 jiwa (1.803 KK), Lembata 958 orang, Rote Ndao 672 jiwa (153 KK), Sumba Barat 284 (63 KK) dan Flores Timur 256.

Baca juga:  Kepala Suku di Manokwari Serahkan Senpi Rakitan AK-47 ke Kepolisian

BNPB turut mencatat kerugian materil yang diakibatkan cuaca ekstrem di NTT ini antara lain 1.962 unit rumah terdampak, 119 unit rumah rusak berat (RB), 118 unit rumah rusak sedang (RS) dan 34 unit rumah rusak ringan (RR), sedangkan fasilitas umum (fasum) 14 unit RB, 1 RR dan 84 unit lain terdampak.

Cuaca ekstrem akibat siklon tropis Seroja masih berpotensi terjadi di kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari ke depan. (LPB3/red)

Latest articles

Ketua DPRP Papua Barat: Jangan Jadikan Pancasila Sekadar Upacara dan Slogan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor mengingatkan pemerintah, lembaga, organisasi, hingga masyarakat tidak menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sekadar seremoni tahunan....

More like this

Kabur dari Lapas Jayapura, RLO Ditangkap Polisi di Pelabuhan Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.id– Polresta Manokwari berhasil mengamankan satu orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas...

Polresta Manokwari Ungkap Kasus Penganiayaan Berat di Wosi

MANOKWARI, Linkpapua.id— Tim Khusus Anti Bandid (TEKAB) Sat Reskrim Polresta Manokwari berhasil mengungkap pelaku...

Air Sumur Tercemar, Pemilik Kos di Manokwari Polisikan Dapur MBG

MANOKWARI, LinkPapua.id - Pemilik kos di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, melaporkan pengelola Dapur Makan...