Papua Barat Buka Rekrutmen CPNS September, PPPK Tetap Ikut Tes

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat segera membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2021. Rekrutmen dijadwalkan dibuka September hingga Oktober mendatang.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Papua Barat Yustus Meidodga mengatakan, gubernur telah menyurati Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN – RB) perihal kuota formasi tersebut.

“Formasi CPNS 2021 nantinya akan dibuka untuk umum, jadi itu termasuk bagi honorer yang terdata dalam formasi tahun 2019, 2020 dan juga tahun 2021,” kata Meidodga saat ditemui Linkpapua.com, Senin (26/4/2021).

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Gelar Kerja Bakti Sambut HUT Kemerdekaan RI, 47 OPD Bersihkan Jalan Esau Sesa

Selain mengakomodir tenaga honorer, formasi CPNS 2021 juga akan mengakomodir 512 tenaga honorer di pemerintahan provinsi yang sebelumnya diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K.

Dalam hal teknis, lanjut Meidodga, P3K yang akan mendaftar formasi CPNS 2021, tetap diwajibkan mengikuti tahapan seleksi atau tes kemampuan dasar sebagaimana mestinya. Sebab, menurut Meidodga, itu merupakan aturan mutlak BKN.

Baca juga:  Aksi di Kantor Gubernur, Masyarakat Suku Besar Arfak Minta Kembalikan Tanah Adat

“Kalau 512 P3K ikut daftar formasi CPNS 2021, aturannya wajib mengikuti tahapan seleksi, termasuk tes kemampuan dasar. Itu sudah aturan BKN,” kata Meidodga.

Perlu diketahui, pada Februari 2021 lalu, Kepala BKN Republik Indonesia Bima Haria Wibisana telah menegaskan, bahwa status kepegawaian 512 P3K adalah tenaga honorer selama belum diberikan Nomor Induk Pegawai (NIP). Untuk itu, gaji mereka berada di bawah tanggung jawab pemerintah daerah melalui APBD Papua Barat.

Lebih lanjut, kata Wibisana, untuk mendapatkan NIP, maka 512 honorer P3K Papua Barat wajib hukumnya mengikuti tes CPNS formasi 2021. Jika dinyatakan lulus, Men PAN RB bersama BKN RI akan menprosesnya untuk penerbitan NIP.

Baca juga:  Pemprov-Kejati Papua Barat Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Hukum

“Prosesnya demikian. Jadi tes itu bukan hanya formalitas, tetapi wajib. Hanya dengan mengikuti tes dan memenuhi kualifikasi, maka anda telah membuktikan diri bahwa layak untuk melayani masyarakat,” ujar Wibisana saat menerima aspirasi 512 honorer P3K di kantor Gubernur Papua Barat.(LP7/red)

Latest articles

IKASWARA Didorong Perkuat Kerukunan dan Jadi Mitra Strategis Pemda Bangun Manokwari

0
MANOKWARI, Linkpapua.id– Dalam momentum hari lahir (Harlah) Ikatan Keluarga Sunda, Jawa, Madura, dan Warga (IKASWARA) Manokwari ke 19, salah satu ormas tersebut didorong untuk...

More like this

Yulse dan Debri ‘Duo Uncri’ Bikin Kagum Tamu di Penutupan Pesparani IV Papua Barat

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Duo penyanyi Universitas Caritas Indonesia (Uncri), Yulse Nahuwae dan Debri,...

Hadapi Pesparani Nasional, LP3KD Sebut Nilai Juara Papua Barat Belum Capai Standar

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – LP3KD Papua Barat menyebut nilai para juara Pesparani Katolik IV...

Prof Roberth Hammar Minta Pemprov Papua Barat Adil Dukung Anggaran Kegiatan Keagamaan

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat...