Penjualan Babi Tetap Marak di Manokwari, Pemkab Akui Belum Bisa Bertindak

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Pemkab Manokwari sudah menerbitkan edaran pembatasan penjualan dan konsumsi daging babi pascamerebaknya demam babi Afrika. Namun di beberapa tempat, aktivitas penjualan masih tetap marak.

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Manokwari Kukuh Saptoyudo mengatakan, terkait pembatasan itu pemkab saat ini hanya sebatas mengimbau. Tidak memiliki kewenangan eksekusi.

“Kita hanya sebatas mengimbau. Kami tidak bisa bertindak karena bukan kewenangan kami,” kata Kukuh, Rabu (5/5/2021).

Baca juga:  Pemain Perseman Wajib Vaksin Jelang Kick-off Liga 3 di Kaimana

Ia menjelaskan jika nantinya virus tersebut telah mewabah di Manokwari berdasarkan hasil laboratorium, maka bupati akan menyurat ke Kementerian untuk menetapkan Manokwari sebagai daerah wabah. Dari penetapan itu dapat menjadi dasar untuk dikeluarkan instruksi bupati yang dapat mengatur sanksi bagi warga yang melanggar instruksi.

Baca juga:  Hanya Gunakan KTP, Warga Manokwari Nikmati Kemudahan Layanan JKN

“Selama ini yang sudah ada edaran sehingga itu belum kuat untuk melakukan pelarangan penjualan daging babi di Manokwari. Tidak bisa juga diberikan sanksi. Kecuali jika sudah penetapan Manokwari sebagai daerah wabah dari Kementerian maka ditindaklanjuti dengan adanya instruksi bupati yang bisa mengatur lebih ketat lagi termasuk ada sanksinya,” ungkap Kukuh Rabu (5/5/2021).

Baca juga:  Dukung Pemerintah Tekan Penyebaran Covid-19, Ini Yang Akan Dilakukan KM Margareth

Pihaknya juga telah meminta ke pihak Karantina Hewan untuk menghentikan pasokan babi. Selama ini daging babi juga dikirim keluar Manokwari, seperti ke Nabire, Teluk Bintuni dan Wamena.

Dari hasil pendataan jumlah babi yang mati lebih dari seribu ekor yang tersebar di 9 distrik. Dinas sendiri akan fokus pada upaya pencegahan babi agar tidak tertular virus tersebut.(LP3/Red)

Latest articles

Rumah 2 KK di Distrik Mokwam Manokwari Hangus Terbakar, Butuh Bantuan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Dua kepala keluarga (KK) di Kampung Mingree, Distrik Mokwam, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, kehilangan tempat tinggal setelah si jago merah melalap...

More like this

Rumah 2 KK di Distrik Mokwam Manokwari Hangus Terbakar, Butuh Bantuan Pangan-Pakaian

MANOKWARI, LinkPapua.id - Dua kepala keluarga (KK) di Kampung Mingree, Distrik Mokwam, Kabupaten Manokwari,...

Overload Siswa Bikin Pengawasan Kacau di SMA Taruna Kasuari Nusantara

MANOKWARI, LinkPapua.id - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Papua Barat Barnabas Dowansiba membongkar masalah kelebihan...

BPJamsostek Target 24.700 Pekerja Rentan Papua Barat Dapat Jaminan Sosial Tahun Ini

MANOKWARI, LinkPapua.id - BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Manokwari membidik 24.700 pekerja rentan di Papua...