Ramai Prokontra, ini Alasan Kampung Arowi Dukung Otsus

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Kepala Urusan Pemerintahan Kampung Arowi Distrik Manokwari Timur, Papua Barat Metu Mansumber mengungkapkan dukungannya terhadap keberlanjutan Otonomi Khusus (Otsus) Papua. Dukungan diberikan karena kampung itu mendapat penyaluran dana Otsus yang dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Arowi terima dana otsus sekitar Rp200 juta setiap tahunnya. Itu kita manfaatkan untuk peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan ekonomi kampung yang sekarang berpenduduk sekitar 500 kepala keluarga (KK),” kata Mansumber dalam sesi Forum Group Discussion (FGD) atau diskusi kelompok terfokus, Jumat (21/5/2021) di salah satu kafe di Manokwari.

Baca juga:  Jembatan Merah Putih Jadi Bukti Kolaborasi TNI dan Pemkab Manokwari

Dalam FGD bertajuk ‘Merajut kebersamaan, Otsus membangun Papua Barat’ itu, Mansumber menjelaskan, pada sektor pendidikan, pihaknya meniti para peserta didik di Kampung Arowi sejak usia dini melalui peningkatan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Mulai dari fisik bangunan, fasilitas proses pembelajaran hingga tenaga pengajarnya.

Sedangkan, untuk sektor kesehatan, mereka memanfaatkan dana oltsus pada peningkatan puskesmas pembantu (pustu). Termasuk memberdayakan tenaga medis demi kualitas pelayanan yang memadai.

Baca juga:  TP PKK Manokwari Gelar Seminar Hari Kartini Perkuat Kemandirian Perempuan

“Sementara untuk peningkatan ekonomi, kami manfaatkan dana otsus yang Kampung Arowi terima untuk pengembangan ekonomi kerakyatan. Mengarah pada sektor pertanian, seperti bercocok tanam (pemberdayaan kelompok tani), termasuk nelayan,” kata Mansumber.

Senada, Ketua FGD Argentinus Kakikasau berharap pemerintah dapat melanjutkan keberlangsungan otsus di tanah Papua. Sebab, menurutnya, keberadaan otsus sebenarnya memiliki tujuan baik bagi orang asli Papua. Otsus hanya perlu untuk dikelola secara baik, perencanaan yang baik, transparan dan akuntabel.

Baca juga:  Menag Yaqut: 1 Ramadan 1445 H Jatuh pada Selasa 12 Maret 2024

“Anggaran otsus yang sudah diterima daerah selama ini tidak dikelola dengan baik, sehingga terkesan tidak menyentuh kebutuhan masyarakat. Yang kita bicarakan di sini adalah soal peningkatan kualitas,” ujar Kakisina.

“Otsus Jilid II harus diawasi ketat. Pengelolaannya harus terarah untuk apa, di mana, kenapa. Harus jelas,” katanya lagi.(LP7/red)

Latest articles

Ketua BP3OKP Papua Barat Dorong Kemandirian Ekonomi: Jangan Andalkan Dana Transfer!

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) RI Perwakilan Papua Barat, Irene Manibuy, mendorong masyarakat Papua membangun kemandirian ekonomi...

More like this

Alami Patah Tulang, Warga Manokwari Rasakan Ketenangan Berobat dengan JKN

MANOKWARI, LinkPapua.id – Muhammad Ramadhan (27), warga Kabupaten Manokwari, Papua Barat, merasakan ketenangan menjalani...

Dukung Transmigrasi Lokal, Pemkab Manokwari Siapkan 8 Lokasi Strategis

MANOKWARI, Linkpapua.id— Pemerintah Kabupaten Manokwari menyiapkan delapan lokasi strategis untuk mendukung pelaksanaan program transmigrasi...

Bupati Hermus Indou Serahkan Izin Usaha Dodol Matoa untuk Mama-Mama Arfak

MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou menyerahkan nomor izin usaha kepada kelompok Mama-Mama...