28.3 C
Manokwari
Kamis, Januari 15, 2026
28.3 C
Manokwari
More

    BKD Papua Barat Pastikan Kuota 1.299 Honorer Aman, Uji Kompetensi Tunggu Arahan BKN

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Papua Barat memastikan nasib 1.299 tenaga honorer untuk diangkat menjadi CPNS dan PPPK kini sudah berada di titik aman. Ribuan honorer tersebut kini hanya tinggal selangkah lagi menuju pengangkatan resmi melalui tahapan uji kompetensi.

    “Saat ini status honorer Papua Barat sudah aman. Kita tinggal menunggu arahan dari BKN, khususnya BKN Regional XIV, untuk pelaksanaan uji kompetensi,” ujar Kepala BKD Papua Barat, Herman Sayori, di Kantor Gubernur, Jumat (9/1/2026).

    Baca juga:  Bahas Anggaran Pemilu 2024, Pemprov Papua Barat Segera Undang KPU

    Herman menjelaskan kuota 1.299 orang tersebut telah mendapatkan restu dari Kementerian PAN-RB pada Desember 2025 lalu. Tahapan seleksi berikutnya adalah uji kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang dijadwalkan berlangsung Januari ini.

    “Seleksi ini memang bersifat formalitas karena mereka sudah ditetapkan oleh Men-PAN RB. Tetapi yang tidak ikut tes dipastikan gugur, sementara yang ikut sudah dipastikan lulus,” katanya.

    Herman memperingatkan agar seluruh honorer tidak menganggap remeh tahapan formalitas tersebut karena ketidakhadiran berujung pada diskualifikasi otomatis. Uji kompetensi ini merupakan syarat administratif mutlak sebelum proses penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) dilakukan.

    Baca juga:  Wabup Bintuni Dorong Pembangunan Kantor Bank Papua Usai 8 Tahun Tertunda

    Durasi pelaksanaan tes CAT nantinya akan menyesuaikan jumlah formasi yang tersedia di lapangan. Kelompok 297 orang diprediksi tuntas dalam sehari, sementara kelompok 1.002 orang membutuhkan waktu sekitar lima hari pengerjaan.

    “Anggarannya disiapkan oleh pemerintah provinsi. Kami hanya menunggu DPA dibagikan,” ucapnya.

    Pemprov Papua Barat menjamin seluruh biaya seleksi dibebankan pada kas daerah sehingga peserta tidak dipungut biaya apapun. Herman mengimbau para honorer untuk menjaga kesehatan dan fokus mempersiapkan diri sembari menunggu jadwal resmi dari BKN.

    Baca juga:  KPU RI Tak Keluarkan SK Komisioner KPU Pegunungan Arfak, Ketua DPR Papua Barat Minta Penjelasan

    Setelah seluruh proses pengangkatan 1.299 pegawai ini rampung, BKD akan kembali berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait kebutuhan formasi tambahan. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh tenaga kontrak di Papua Barat mendapatkan kepastian status kepegawaian sesuai aturan. (LP14/red)

    Latest articles

    Polresta Manokwari Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Polresta Manokwari menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berlangsung khidmat, bertempat di Aula Polresta Manokwari pada Kamis...

    More like this

    Gubernur Dominggus Curiga Ada Oknum di Balik Polemik Lahan SMA Taruna Manokwari

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mencium adanya ketidakberesan di balik polemik...

    Gubernur Dominggus Jamin Seleksi SMA Taruna Manokwari Transparan Tanpa Lobi

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan memberikan jaminan proses seleksi masuk SMA...

    Bangun SMA Taruna, Pemprov Papua Barat Tersandung Lahan Rp 2,9 Miliar

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Pembangunan SMA Taruna di Manokwari, Papua Barat, dibayangi persoalan tunggakan pembayaran...