BPS Papua Barat Akan Turunkan 8.000 Petugas Regsosek 2022

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Badan pusat statistik (BPS) Papua Barat akan menurunkan 8.000 petugas untuk melakukan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022.

Hasil dari pendataan ini nantinya akan dimanfaatkan sebagai penentu masyarakat yang berhak menerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Kepala BPS Papua Barat, Maritje Pattiwaellapia, mengatakan hasil pemetaan Regsosek 2022 nantinya akan didiskusikan dan uji publik melalui forum konsultasi publik (FKP). FKP ini sebagai penentu bansos yang diberikan pemerintah tepat sasaran.

Baca juga:  Juni 2022, Bandara di Papua Barat Catat 2.285 Penerbangan

“Anggota forum konsultasi publik di Papua Barat pada Registrasi Sosial Ekonomi 2022 mencapai 8.000 orang lebih,” kata Maritje dalam rapat koordinasi pendataan awal Regsosek 2022, Kamis (15/9/2022).

Baca juga:  Inflasi Papua Barat 1,33% dan Papua Barat Daya 1,38% di November 2025

Maritje mengatakan, anggota FKP meliputi di antaranya tokoh-tokoh masyarakat setempat dan tim dari BPS Papua Barat.

Penentuan bansos agar tepat sasaran, kata dia, bukan dari tim petugas BPS yang melakukan pendataan melainkan FKP itu sendiri.

“Dari semua tabel yang petugas BPS Papua Barat input akan disinkronkan kembali melalui FKP di masing-masing wilayah,” paparnya.

Baca juga:  Kembali Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Gubernur: Berikan Kontribusi Maksimal

Dia berharap masyarakat di Papua Barat memberikan data yang sebenar-benarnya sehingga membantu FKP untuk menentukan siapa yang berhak menerima bansos.

Para petugas Regsosek akan melakukan pendataan ke lapangan mulai 15 Oktober hingga 14 November 2022. (LP9/Red)

Latest articles

Komunitas Volly Ball Manokwari Gelar Turnamen, Bupati Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Komunitas Volly Ball Manokwari menggelar turnamen bola voli yang diikuti 18 tim dari berbagai tim. Turnamen yang dipusatkan di Lapangan Kodim...

More like this

Yulse dan Debri ‘Duo Uncri’ Bikin Kagum Tamu di Penutupan Pesparani IV Papua Barat

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Duo penyanyi Universitas Caritas Indonesia (Uncri), Yulse Nahuwae dan Debri,...

Hadapi Pesparani Nasional, LP3KD Sebut Nilai Juara Papua Barat Belum Capai Standar

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – LP3KD Papua Barat menyebut nilai para juara Pesparani Katolik IV...

Prof Roberth Hammar Minta Pemprov Papua Barat Adil Dukung Anggaran Kegiatan Keagamaan

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat...