MANOKWARI, LinkPapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou berjanji memperbaiki akses jalan masuk ke Kampung Kwau yang baru saja diresmikan menjadi desa wisata. Perbaikan infrastruktur ini akan dilakukan bertahap pada 2025 hingga 2026.
“Kepala Dinas PU dan Pariwisata coba prioritaskan akses jalan masuk ke sini dan kita sambung jalan yang sudah pernah dibangun sehingga dari Kota Manokwari menuju ke sini jalannya bagus,” ujar Hermus, Sabtu (20/9/2025).
Hermus menyebut suhu dingin dan panorama alam Kampung Kwau jadi daya tarik wisatawan. Dia mengajak warga meningkatkan kepedulian menjaga kampung yang disebut sebagai anugerah Tuhan.
“Kampung Kwau hingga Pegunungan Arfak memiliki ciri khas yang berbeda dari kampung lainnya di Papua Barat. Suhu yang dingin menjadi identitas yang menarik pengunjung untuk datang ke tempat ini,” ucapnya.
Dia juga menegaskan kawasan Pegunungan Arfak termasuk wilayah konservasi. Menurutnya, menjaga kelestarian lingkungan sangat penting agar tetap bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata.
“Lingkungan di sini juga sangat sensitif jika sedikit dikorek maka dampaknya akan besar. Jika kampung Kwau dijadikan objek wisata merupakan pilihan yang benar dan tepat sehingga kampung ini bisa dijaga,” sebutnya.
Selain itu, Hermus mendorong kegiatan pemerintahan digelar di Kampung Kwau. Dia a menegaskan mulai 2026 akan ada SOP yang melibatkan kampung tersebut sebagai lokasi acara resmi.
“Dengan begitu fasilitas dan akses di kampung Kwau dan sekitarnya berkembang dan menghasilkan pendapatan untuk masyarakat,” pungkasnya.
Kampung Kwau di Kecamatan Warmare, Kabupaten Manokwari, diresmikan sebagai desa wisata Papua Barat oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dan Bupati Manokwari Hermus Indou, Sabtu (20/9). Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno sebelumnya telah menetapkan kawasan ini sebagai desa wisata terbaik lewat ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023. (LP14/red)








