Bupati Teluk Bintuni Ingin OPD Gerak Cepat dalam Peralihan SIMDA ke SIPD

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Teluk Bintuni melaksanakan workshop keuangan daerah di Swiss Belhotel Manokwari, Sabtu (10/12/2022). Pemda Manokwari tengah gencar mendorong percepatan peralihan Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) ke Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw mengatakan, peralihan ini penting. Sebab perencanaan pembangunan daerah didasarkan pada data dan informasi yang dikelola dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

”Sesuai dengan amanat Pasal 247 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, diterangkan bahwa perencanaan pembangunan daerah didasarkan pada data dan informasi yang dikelola dalam SIPD, yang membantu penyediaan data dan informasi pembangunan daerah, penyusunan perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah secara elektronik yang pelaksanaannya dilakukan oleh masing-masing pemerintah daerah secara nasional,” Kasihiw.

Baca juga:  Kasihiw Sebut Jebolan P2TIM SDM yang Siap Bekerja di Industri Migas Dunia

Selain itu, tujuan diterapkannya SIPD, antara lain guna meningkatkan kualitas perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah melalui dukungan ketersediaan data dan informasi pembangunan daerah yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kasihiw melanjutkan, dalam peningkatan akuntabilitas keuangan dan kinerja perencanaan pembangunan pemerintah daerah, sejak 2003 Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) telah dikembangkan. Rencana pengembangan aplikasi SIMDA juga telah bersifat dinamis dan fleksibel sehingga mengikuti tiap perubahan regulasi dari masing-masing stakeholder

Namun, SIMDA belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan informasi yang dibutuhkan, baik oleh pemerintah pusat, kementerian/lembaga, dan instansi pemerintah termasuk juga kebutuhan pemerintah daerah sendiri.

Hal ini karena SIMDA belum didukung data dan informasi yang benar-benar menggambarkan kondisi, potensi, dan permasalahan yang nyata di daerah.

Baca juga:  Petrus Kasihiw Siap Berebut Kursi Senayan

Guna menjawab hal itu, kata Kasihiw, perlu sebuah media yang berfungsi untuk mengompilasi data pembangunan daerah sekaligus memberikan layanan penyediaan data untuk perumusan kebijakan tersebut. Lahirlah kemudian SIPD.

“Sehingga SIPD kini menjadi bagian integral dalam proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah,” ucapnya.

Namun, aplikasi tersebut juga masih perlu banyak penyesuaian dengan para stakeholder keuangan daerah sehingga butuh dilakukan pengenalan dan workshop agar lebih mempermudah pemahaman dan mempercepat peralihan dari SIMDA ke SIPD.

“Besar harapan saya penyelenggaraan workshop ini dijadikan sebagai sarana alih pengetahuan dan implementasi SIPD. Diharapkan dapat diterapkan dengan baik juga di Teluk Bintuni sesuai kebutuhan pemerintah daerah dalam rangka peningkatan akuntabilitas demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan masyarakat di Teluk Bintuni yang damai, maju, produktif, dan berdaya saing,” terang Kasihiw.

Baca juga:  Bupati Teluk Bintuni Serahkan Ranperda LKPJ APBD 2022 ke DPRK

Kepala BPKAD Teluk Bintuni, Laras Nuryani, mengatakan, tujuan workshop ini untuk meningkatkan kualitas penatausahaan keuangan daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni. Baik dari sisi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban, serta pengawasan keuangan daerah.

Hadir pada kesempatan ini, yakni Sekretaris Dirjen Bina Keuangan Daerah pada Kemendagri, Horas Muris Panjaitan, dan Analis Keuangan Daerah pada Kemendagri, Edwin.

Selain itu, Ketua DPRD Teluk Bintuni, Simon Dowansiba, Wakil Ketua I, Herlina Husain, Wakil Ketua II, Yohanis Pongtuluran, serta oimpinan dan staf BPKAD Kabupaten Teluk Bintuni. (LP5/Red)

Latest articles

Papua Selatan Terbanyak, BNPB Ungkap 1.430 Hektare Lahan Masih Terbakar

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 1.430 hektare lahan di Indonesia masih terbakar dan belum padam. Papua Selatan menjadi wilayah dengan...

More like this

DPRP Papua Barat Dorong Perda Pemekaran Distrik, Syarat 10 Kampung Dinilai Memberatkan

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat mendorong penyusunan peraturan daerah (Perda) tentang pemekaran distrik...

Baru 7 dari 203 Usulan Penuhi Syarat, Bupati Pegaf Minta Kekhususan Pemekaran 93 Kampung

MANOKWARI, LinkPapua.id – Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf), Dominggus Saiba, meminta pemerintah pusat memberikan kebijakan...

DPRP Ingatkan Pemekaran DOB Pegunungan Meiyakh-Puncak Arfak Tak Sekadar Aspirasi, 10 Distrik Harus Disiapkan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPRP Papua Barat, Orgenes Wonggor, mengingatkan rencana pembentukan Daerah Otonomi...