28.2 C
Manokwari
Minggu, Maret 1, 2026
28.2 C
Manokwari
More

    CDK Mansel Perkenalkan Sistem SI-PenaBUR untuk Rehabilitasi Hutan

    Published on

    MANSEL, LinkPapua.com – Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Manokwari Selatan (Mansel) menggelar sosialisasi yang tak hanya informatif, tetapi juga bernilai strategis. Kegiatannya melibatkan Kelompok Perhutanan Sosial Kampung Yekwandi di Distrik Momiwaren, Mansel, Rabu (16/8/2023).

    Sosialisasi ini bagian dari rencana besar CDK Mansel yang mengusung proyek perubahan bertajuk Diklat PIM III. Tujuan aksi perubahan ini adalah memperbarui sistem informasi penyaluran bibit tanaman untuk rehabilitasi hutan dan lahan, yang dikenal dengan sebutan SI-PenaBUR.

    Rangkaian acara dimulai dengan penyerahan simbolis bibit tanaman 105 pohon masoi dan 200 pohon matoa. Hadir dalam kegiatan ini Kabid Pembinaan Hutan Perhutanan Sosial Dinas Kehutanan (Dishut) Papua Barat, Yunus Krey, yang menyampaikan pentingnya sosialisasi dalam mendorong perubahan positif bagi kelompok perhutanan.

    Baca juga:  Debat Perdana Pilkada Bintuni: Visi Misi Yo Join Cerminkan Kebutuhan Rakyat

    Sosialisasi ini, kata dia, tidak hanya akan berlangsung di Kampung Yekwandi, tetapi akan menjangkau kabupaten lain di Papua Barat. Ini menandai komitmen nyata dalam menghadirkan manfaat dan pembelajaran yang dapat menginspirasi perubahan positif di berbagai wilayah.

    Kepala CDK Mansel, Cristian Fonataba, berbagi alasan di balik pemilihan Kampung Yekwandi sebagai lokasi sosialisasi. Ia menyebutkan partisipasi masyarakat dalam perhutanan sosial menjadi faktor penting.

    Baca juga:  Sambut HUT ke-77, PWKI Papua Barat Gelar Aksi Donor Darah

    “Manfaat program aksi perubahan SI-PenaBUR ini akan memudahkan kami di CDK (Cabang Dinas Kehutanan) dalam me-monitoring penyediaan dan distribusi bibit tanaman,” ujarnya.

    Sistem aksi perubahan ini diimplementasikan untuk mengatasi kendala pendistribusian bibit tanaman yang selama ini dialami. Dengan adanya sistem ini, proses pemantauan dan pengelolaan menjadi lebih efisien dan terstruktur.

    Sistem ini diharapkan dapat memicu peningkatan minat masyarakat dalam permintaan bibit tanaman kehutanan serta mendorong semangat menanam tanaman kehutanan.

    Keuntungan lainnya adalah terhindarnya kematian bibit di persemaian dan penyimpanan bibit yang berlebih di sana. Fasilitas persemaian yang baik dan dukungan SDM menjadi poin penting dalam upaya ini.

    Baca juga:  270 PPPK Formasi 2023 Terima SK, Bupati Markus: Layani Warga dengan Hati

    Dengan kehadiran SI-PenaBUR, masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi tentang ketersediaan bibit di persemaian CDK Mansel melalui platform daring.

    “Sistem aksi perubahan dibuat ini sesederhana mungkin dengan melihat kemampuan masyarakat di Mansel,” katanya.

    Kepala Kampung Yekwandi, Manuel Sayori, mengungkapkan apresiasi kepada pihak penyelenggara atas sosialisasi proyek SI-PenaBUR. Ia mengungkapkan harapannya langkah ini akan memudahkan masyarakat dalam mengakses bibit tanaman di CDK Mansel. (LP11/Red)

    Latest articles

    Imbas Serangan Iran, Kemenhaj Keluarkan Imbauan bagi Jemaah Umrah

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengeluarkan imbauan khusus bagi jemaah umrah Indonesia menyusul memanasnya situasi keamanan di Timur Tengah akibat...

    More like this

    Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Tewas Usai Serangan Israel-AS

    TEHERAN, LinkPapua.id - Pemerintah Iran mengeluarkan pernyataan resmi terkait kabar kematian Pemimpin Tertinggi mereka...

    Tekan Balap Liar Pasca Sahur, Polresta Manokwari Perketat Penjagaan di Titik Rawan

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Polresta Manokwari bergerak cepat mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pasca waktu sahur....

    Yulius Malton Paramma Kembali Pimpin PAN Teluk Bintuni Periode 2026-2030

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Yulius Malton Paramma kembali dipercaya memimpin Partai Amanat Nasional (PAN)...