Cerita Antonia Heipon Tertolong JKN Saat Kondisi Darurat di Manokwari

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang warga di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Antonia Heipon (29), menceritakan pengalamannya tertolong program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat mengalami kondisi darurat medis. Program yang dikelola BPJS Kesehatan tersebut dinilai memberikan penanganan cepat tanpa hambatan administrasi meski dalam situasi kritis.

“Menjelang malam kondisi saya semakin parah. Tubuh gemetar, kepala pusing, dan rasa nyeri di perut sangat hebat. Begitu tiba di IGD, saya langsung mendapatkan penanganan karena memiliki kartu JKN,” ujar Antonia Heipon saat ditemui di Manokwari, Selasa (30/12/2025).

Baca juga:  Sosialisasi Pemilu 2024, KPU Papua Barat dan Teluk Bintuni Sasar Rumah Kos hingga Lapak Sayur

Antonia yang terdaftar sebagai peserta segmen Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN) ini mengaku sempat lemas akibat nyeri perut hebat. Dia segera dilarikan pihak keluarga ke IGD Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat.

“Pelayanannya sangat cepat. Petugas juga ramah dan tidak mempersulit proses administrasi,” ucapnya.

Menurutnya, akses layanan di rumah sakit kini jauh lebih mudah dan ringkas. Peserta cukup menunjukkan identitas diri untuk mendapatkan penanganan medis yang maksimal dari petugas.

“Mereka hanya meminta KTP dan kartu JKN. Saya merasa sangat terbantu karena langsung ditangani,” ungkapnya.

Baca juga:  BPJS Kesehatan Akui Masih Ada Warga di Papua Barat Belum Terlayani

Antonia mengungkapkan seluruh biaya perawatan selama di rumah sakit ditanggung sepenuhnya oleh program JKN. Hal ini diakui sangat meringankan beban finansial keluarga di tengah kondisi darurat yang tidak terduga.

“Saya benar-benar merasakan manfaat Program JKN, baik dari kemudahan akses maupun kualitas pelayanannya. Seluruh proses berjalan lancar tanpa hambatan,” katanya.

Dia pun mengapresiasi sistem gotong royong yang diterapkan dalam program perlindungan kesehatan nasional ini. Baginya, iuran rutin yang dibayarkan merupakan bentuk kepedulian antar sesama warga negara.

Baca juga:  25 Warga Teluk Duari Wondama Keracunan Usai Konsumsi Daging Anjing

“Iuran yang kita bayarkan setiap bulan sangat berarti bagi peserta lain yang membutuhkan. Saat kita sehat, iuran itu menjadi bentuk kepedulian dan bantuan bagi sesama,” tuturnya.

Antonia berharap BPJS Kesehatan terus mempertahankan kualitas layanan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat. Dirinya mengaku sangat terbantu dengan kesigapan tenaga medis yang mengedepankan keselamatan pasien.

“Saya berterima kasih kepada BPJS Kesehatan karena telah memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat. Semoga program JKN terus hadir dan membantu masyarakat,” pungkasnya. (LP14/red)

Latest articles

Muskab KONI Pegaf Diminta Bebas dari Intervensi

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pegunungan Arfak, perwakilan kelompok yang mengatasnamakan pengurus 12 cabang olahraga, Agus...

More like this

Wabup Bintuni Buka Rakor MKKS SMA-SMK se-Papua Barat, Bahas Mutu Pendidikan

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara membuka Rapat Koordinasi...

Suriyati: DPRK Akan Uji Kesesuaian Program dalam LKPJ Bupati 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Wakil Ketua DPRK Manokwari Suriyati mengatakan pihaknya dalam beberapa waktu kedepan...

DPRK Manokwari Minta OPD Lengkapi Data Program untuk Evaluasi LKPJ 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Komisi IV DPRK Manokwari meminta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang...