Dominggus Teken 1.002 Honorer Papua Barat Formasi 2021, Final Tanpa Geser

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan telah meneken berkas 1.002 honorer formasi 2021. Dominggus menyebut keputusan ini sudah final tanpa ada pergeseran.

“Kemarin siang saya sudah tanda tangan berarti sudah final dan tidak ada lagi pergeseran-pergeseran karena ini melalui aplikasi,” ujarnya di kantor Gubernur Papua Barat, Senin (15/9/2025).

Dominggus menyebut sempat ada kendala teknis dalam penginputan sistem. Aplikasi SIPEDA milik BKN mengalami gangguan sehingga baru 52 persen data honorer Papua Barat yang berhasil masuk.

Baca juga:  Pj Gubernur Ali Baham Tekankan Segera Dilakukan Pemetaan Lahan Pertanian

“Secara manual saya sudah tanda tangan semua dan hari ini berkas akan diserahkan kepada BKN melalui BKD,” tuturnya.

Terkait sisa kuota honorer, Dominggus meminta semua pihak bersabar. Dia mengaku sudah bertemu Wakil Menteri PAN-RB untuk memperjuangkan kuota tambahan.

“Sementara sudah dilaporkan kepada ibu Wamen dan kita tunggu prosesnya,” katanya.

Sebelumnya, Kepala BKD Papua Barat Herman Sayori menyebut jumlah honorer tersisa sebanyak 92 orang. Data ini sudah melalui proses verifikasi dan penelitian ulang.

Baca juga:  Gubernur Dominggus Resmikan Kampung Kwau Jadi Desa Wisata Papua Barat

“92 orang ini mereka juga minta untuk diangkat menjadi PNS dan kami usulkan kepada gubernur ternyata beliau setuju. Sementara usulan ini dalam proses ke Menteri PAN-RB,” bebernya, Jumat (12/9/2025).

Sayori menegaskan gangguan pada aplikasi BKN masih dalam perbaikan. Namun, 1.002 honorer tetap menjadi prioritas pemerintah provinsi.

“Ada beberapa hal lain mengenai keterlambatan, yaitu kami ingin memperjuangkan seluruhnya. Namun, karena kuota untuk pemerintah provinsi hanya 1.002, sisanya sementara menunggu proses usulan,” ungkapnya.

Baca juga:  Dominggus Tegaskan Honorer di Papua Barat akan Diangkat Jadi ASN Mulai Tahun ini

Sayori juga membantah anggapan BKD tidak transparan dalam mengurus honorer formasi 2021. Dia mengaku pihaknya hanya menjalankan instruksi gubernur dan BKN.

“Adapun 92 orang sisanya juga memiliki hak yang sama dengan 1.002, namun instruksi tegas dari gubernur agar memprioritaskan 1.002 dahulu,” sebutnya. (LP14/red)

Latest articles

Dominggus Ajak Jaga Kamtibmas-Waspada Hoaks Jelang Pesparawi Nasional di Manokwari

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban jelang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 di...

More like this

Dominggus Ajak Jaga Kamtibmas-Waspada Hoaks Jelang Pesparawi Nasional di Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban...

Hidupkan Gairah Voli, Komunitas Mnukwar Gelar Turnamen di Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.id-Komunitas Volly Ball Mnukwar dijadwalkan menggelar turnamen bola voli yang akan mempertemukan berbagai...

Kantah Kaimana Rampungkan Program PTSL Untuk 125 Bidang Tanah Warga di Kampung Sisir

KAIMANA, Linkpapua.id– Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Kaimana telah menyelesaikan tahapan pelaksanaan program Pendaftaran Tanah...