DPMK PB Wanti-wanti Kepala Kampung: Dana Kampung Bukan untuk Pribadi

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Kepala Bidang Pemerintahan dan Kampung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Papua Barat Mario Yosias Kameubun mengingatkan kepala kampung agar benar-benar terbuka dalam pengelolaan dana kampung. Kesalahan pengelolaan disebut Kameubun, bisa berpotensi menimbulkan masalah hukum.

Hal itu disampaikannya saat memberi pengarahan pada kegiatan Bimbingan Teknis Administrasi Keuangan Kampung, Rabu (20/9/2023) di salah sayu hotel di Manokwari.  Ia secara spesifik juga membahas teknis pengelolaan dana yang lebih transparan.

Baca juga:  57 Kampung di Mansel Alami Keterlambatan Dana Desa, Ini Penyebabnya

“Dana itu dikirim ke rekening kampung. Kita di provinsi, bertugas melakukan monitoring dan pengawasan. Jadi pengelolaannya diserahkan ke kampung. Karena itu harus digunakan efisien dan transparan,” kata Kameubun.

“Untuk pengunaan dana kampung, di monitoring kabupaten. Lantaran mereka menerima laporan dan tandatangani pencairan dana itu,” tambahnya.

Baca juga:  Rakor DPMK se-Papua Barat: Penanganan Stunting-Kemiskinan Ekstrem Butuh Terobosan

Menurutnya, kegiatan bimbingan teknis (bimtek) ini adalah bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan pemahaman bagaimana mengelola dana kampung seefisien mungkin. Agar ke depan kata Kameubun, tidak terjadi penyalahgunaan yang berimbas pada masalah hukum.

“Agar ke depan dana itu tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. Tetapi digunakan untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga:  Program Sumur Bor dan Bantuan BBR di Bintuni untuk Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Menurut Kameubun, dana kampung pada prinsipnya untuk kesejahteraan bersama. Sehingga alokasi anggaran harus ditetapkan berdasarkan skala prioritas.

“Artinya diprioritaskan membangun sarana yang benar benar dibutuhkan masyarakat. Digunakan sesuai dengan peruntukannya. Tentunya diawasi oleh pendamping kampung,” paparnya. (LP12/red) 

Latest articles

Muskab KONI Pegaf Diminta Bebas dari Intervensi

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pegunungan Arfak, perwakilan kelompok yang mengatasnamakan pengurus 12 cabang olahraga, Agus...

More like this

Muskab KONI Pegaf Diminta Bebas dari Intervensi

MANOKWARI, Linkpapua.id – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pegunungan...

Suriyati: DPRK Akan Uji Kesesuaian Program dalam LKPJ Bupati 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Wakil Ketua DPRK Manokwari Suriyati mengatakan pihaknya dalam beberapa waktu kedepan...

Pansus DPRP Papua Barat Soroti Besarnya SiLPA di LKPJ Pemprov 2025

MANOKWARI, LinkPapua.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRP Papua Barat menyoroti besarnya Sisa Lebih Perhitungan...