Festival Gemar Makan Ikan, jadi Momen Kebangkitan UMKM Raja Ampat   

Published on

RAJA AMPAT, Linkpapua.com– Pj Bupati Raja Ampat Anhar Akib Kadar membuka Festival Gemar Makan Ikan 2024. Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari, Senin dan Selasa, 28-29 Oktober 2024.

Festival Gemar Makan Ikan akan dirangkai beberapa kegiatan lomba. Di antaranya lomba cerdas cermat tingkat SLTP dan SLTA, kampanye makan ikan untuk PAUD dan TK serta lomba mewarnai dan mancing ikan virtual tingkat SD.

Baca juga:  Surati Kemendagri, MRPB Minta Penambahan Kuota CPNS 2022

Ketua panitia, Ferdinand Rumsowek menyampaikan, Festival Gemar Makan Ikan tahun ini merupakan yang kelima kalinya digelar di Raja Ampat. Festival ini diharapkan bisa mendorong kecintaan masyarakat mengonsumsi ikan.

“Agar masyarakat mengerti dan memahami bahwa makna dan kandungan protein di dalam ikan itu sangat bermanfaat bagi manusia,” ujarnya.

Dari sektor ekonomi, Festival Gemar Makan Ikan diharapkan mendorong peningkatan UMKM. Dari sini, UMKM mendapat manfaat dalam memasarkan hasil-hasil produksi mereka di bidang perikanan.

Baca juga:  Pilkada Raja Ampat, AFU-ORI Lawan Kotak Kosong

“Festival ini akan terus dikembangkan di masa datang. Terutama dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Perikanan dan juga pemerintah Provinsi Papua Barat Daya tentunya melalui melalui Dinas Perikanan. Karena kita tahu bersama bahwa sebenarnya event-event seperti ini membutuhkan dukungan penuh pemerintah,” paparnya.

Rumsowek menambahkan, di Festival Gemar Makan Ikan juga jadi momentum memamerkan hasil produk-produk kelompok nelayan.

Baca juga:  Gubernur Dominggus Resmikan Pelabuhan Seiwandamuni di Teluk Wondama, Serahkan 5 Unit. Bus

“Kemudian juga dalam acara tersebut juga ada penyerahan sertifikat label halal dari pemerintah pusat kelautan dan perikanan melalui pemerintah daerah Raja Ampat. Dan mereka yang sudah menerima 10 sertifikat label halal tersebut bahwa produknya sudah bisa dijual keluar. Tahun ini kita mendapatkan ikan kurang lebih satu setengah ton. Ada ikan tuna kemudian ikan kerapu dan banyak jenis ikan lainnya,” tutup Ferdinand Rumsowek.(LP10/Red)

Latest articles

Kasus Kekerasan Senior-Junior di SMA Taruna Kasuari Nusantara Manokwari Berakhir Damai

0
MANOKWARI, LinkPapua.id– Kasus kekerasan fisik antara siswa senior dan junior di SMA Taruna Kasuari Nusantara (TKN) Manokwari, Papua Barat, akhirnya berakhir damai. Kesepakatan ini...

More like this

Bupati Manibuy Apresiasi Penataan Futsal di Teluk Bintuni, Agustinus Pongtuluran Ditunjuk Pimpin AFK

MANOKWARI, Linkpapua.id — Federasi Futsal Indonesia (FFI), melalui Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Aloysius...

Wakapolda: Papua Barat Harus Lepas dari Ketergantungan Benih Jagung Luar Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id-Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Sulastiana mengatakan komitmen kepolisian dalam mendukung pengembangan pertanian...

Bupati Hermus Dorong Transformasi Manokwari, Tekankan Hasil Nyata Pembangunan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Manokwari menyampaikan...