Gubernur Dominggus Beberkan 9 Arah Pembangunan Daerah di HUT Ke-26 Papua Barat

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan membeberkan sembilan arah pembangunan strategis di masa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Mohamad Lakotani. Isu-isu itu menjadi fokus utama untuk mendorong percepatan pembangunan daerah di HUT ke-26 Papua Barat.

“Untuk mendukung pencapaian visi tersebut, kita memiliki potensi besar yang harus terus dikembangkan di setiap kabupaten,” ujar Dominggus di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (13/10/2025).

Dominggus mengatakan, sembilan arah pembangunan itu mencakup berbagai sektor penting. Di antaranya pembangunan demografi dan urbanisasi, peningkatan kualitas kebutuhan dasar, hingga penguatan ekonomi berbasis potensi sumber daya lokal.

Baca juga:  Galery Foto BPBD Papua Barat Serahkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran, di Mulyono, Sabtu (5/6/21)

Ia menjelaskan pembangunan juga diarahkan pada ketahanan wilayah terhadap perubahan iklim, pencemaran, dan bencana. Isu lainnya adalah penguatan teknologi dan inovasi, percepatan infrastruktur, serta peningkatan konektivitas perdagangan antar-daerah dan global.

Selain itu, kata Dominggus, pembangunan tata kelola pemerintahan akan terus diperkuat. Perlindungan dan penghormatan terhadap keragaman budaya masyarakat juga menjadi bagian dari prioritas utama.

Dia menguraikan arah pembangunan di sejumlah kabupaten, seperti di Teluk Bintuni yang difokuskan pada pengembangan industri metanol, amonia, dan pemanfaatan karbon. Sedangkan di Manokwari diarahkan pada pengembangan lapangan usaha berbasis CCUS dan compression.

Baca juga:  Gubernur Papua Barat: Seluruh Peserta Pesparawi adalah Juara karena Telah Memuji Tuhan

“Di bidang pertanian dengan peluang pengembangan tanaman pangan, perkebunan di Kabupaten Manokwari, dan perikanan di Kabupaten Fakfak dan Kaimana,” tuturnya.

Ia menambahkan, sektor peternakan akan difokuskan pada pengembangan sarana produksi pertanian (Saprodi), gudang atau lumbung, serta pemasaran produk ke pasar agro. Pengembangan kawasan kota baru dan industri batu bara di Manokwari juga menjadi bagian dari rencana besar tersebut.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Harmonisasi Tujuh Ranpergub Bidang Pendidikan

Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata menjadi potensi unggulan di Papua Barat. Pembangunan akan difokuskan pada kawasan Pegunungan Arfak, Teluk Wondama, hingga Teluk Triton di Kaimana untuk mendorong wisata bahari dan konservasi alam.

“Keberhasilan yang kita raih hari ini adalah buah dari kerja keras, kolaborasi, dan semangat gotong royong seluruh komponen masyarakat Papua Barat. Namun, perjalanan kita belum selesai. Karenanya, 9 isu strategis yang ditetapkan membutuhkan kolaborasi bersama dalam mewujudkannya,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y) pada triwulan II 2026. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)...

More like this

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y)...

Gubernur Papua Barat Keluarkan Edaran Kesiapsiagaan Karhutla dan Antisipasi El Nino 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.1/1344/GPB/2026 tentang...

Peringati HUT ke-78 Polwan, Polda Papua Barat Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Aksi Sosial

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia...