Gubernur Papua Barat Targetkan DPA 2026 Rampung 12 Januari

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menargetkan seluruh Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2026 rampung dan dibagikan pada 12 Januari mendatang. Langkah ini diambil guna mencegah dampak lanjutan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan serapan anggaran daerah.

“Selama ini kita bekerja sendiri-sendiri. Ke depan saya minta semua OPD bekerja bersama, kerja cepat, dan kerja tepat,” ujar Dominggus saat memimpin apel perdana lingkup Pemprov Papua Barat di Kantor Gubernur, Senin (5/1/2026).

Baca juga:  Gubernur Dominggus Letakkan Batu Pertama Gedung Serbaguna Masjid Baitul Kautsar Mansel

Dia menuntut seluruh OPD untuk segera menuntaskan proses administrasi agar tidak ada lagi hambatan dalam pelayanan publik. Percepatan ini menjadi prioritas utama setelah proses penetapan APBD 2026 sempat mengalami keterlambatan yang cukup signifikan.

“Ini menjadi pengalaman yang buruk dan tidak boleh terulang. Tahun 2026, paling lambat November, APBD 2027 sudah harus ditetapkan,” katanya.

Dominggus mengakui bahwa keterlambatan penetapan anggaran tahun ini merupakan catatan terburuk sepanjang karier birokrasinya dari tingkat camat hingga gubernur. Penyerahan dokumen yang baru dilakukan pada pekan kedua Desember 2025 dinilai sangat tidak ideal bagi manajemen pemerintahan.

Baca juga:  Gubernur Papua Barat Ajak Tokoh Agama-Adat Dukung Gerakan Ayo ke Posyandu

“Pengalaman saya dari ASN, camat, Bupati Manokwari, Penjabat Bupati Pegunungan Arfak, sampai Gubernur Papua Barat periode pertama dan sekarang periode kedua, APBD 2026 ini yang paling lambat karena baru ditetapkan pada malam 30 Desember 2025,” ungkapnya.

Baca juga:  Cartenz Malibela Resmi Jabat Wakil Ketua IV DPR Papua Barat

Dia menegaskan pola kerja internal harus segera dibenahi agar tidak kalah saing dengan provinsi baru hasil pemekaran di tanah Papua. Baginya, sinkronisasi anggaran strategis seperti dana Otsus dan DBH Migas menuntut disiplin perencanaan yang lebih ketat dari sebelumnya.

“Semua terlambat. Bahkan baru tanggal 4 Januari jam 12 siang seluruh dokumen selesai. Puji Tuhan, tanggal 8 Januari nanti baru akan dibahas di Kementerian Dalam Negeri,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Kemenag Papua Barat: Pesparani dan MTQ Tingkat Provinsi Masuk Tahap Akhir...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Papua Barat menyatakan persiapan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) dan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat...

More like this

Kemenag Papua Barat: Pesparani dan MTQ Tingkat Provinsi Masuk Tahap Akhir Persiapan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Papua Barat menyatakan persiapan Pesta...

Pesparawi dan Pesparani Nasional Berpeluang Digelar Bersamaan pada 2029

MANOKWARI, LinkPapua.id - Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional dan Pesta Paduan Suara Gerejani...

Munas LPPN, Bahas Evaluasi Organisasi hingga Penetapan Tuan Rumah Pesparawi XV

MANOKWARI, LinkPapua.id – Musyawarah Nasional (Munas) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) membahas...