MANOKWARI, Linkpapua.id-Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare menegaskan komitmennya untuk menjaga proses seleksi calon siswa (casis) Polri tetap bersih, transparan, dan bebas dari praktik kecurangan.
Kapolda meminta seluruh peserta casis agar mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari aspek akademik, fisik, maupun psikologi. Selain itu, para peserta juga diimbau untuk memperbanyak doa dalam menghadapi setiap tahapan seleksi.

Di sisi lain, Kapolda memberikan penegasan keras kepada jajaran SDM dan seluruh panitia seleksi agar tidak bermain-main dengan proses penerimaan. Ia melarang keras adanya janji kelulusan maupun iming-iming dalam bentuk apa pun kepada peserta.
“Tidak boleh ada janji-janji kelulusan, tidak ada iming-iming bayar agar lulus. Itu semua penipuan,” tegasnya Rabu (15/4/2026).
Kapolda juga menekankan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir praktik percaloan dalam proses rekrutmen Polri. Ia meminta masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan indikasi pelanggaran di lapangan.
“Kalau ada anggota Polri atau panitia yang menjanjikan kelulusan, segera laporkan ke Propam. Sudah disiapkan nomor pengaduan di setiap lokasi tes,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan para orang tua atau wali agar tidak mudah percaya dengan pihak-pihak yang mengaku dapat membantu meloloskan peserta dengan imbalan tertentu. Ia meminta agar orang tua memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka dan tidak tergoda mengambil jalan pintas.
Kapolda menegaskan bahwa keberhasilan dalam seleksi sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan dan usaha masing-masing peserta, bukan karena praktik curang atau intervensi pihak tertentu.(LP3/Red)
















