Kasihiw Ungkap Dua Hal Krusial yang Dipaparkan Presiden Joko Widodo

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com- Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw menangkap dua hal krusial yang dipaparkan Presiden Joko Widodo dalam webinar dengan kepala daerah siang tadi. Dua poin penting itu adalah penanganan pandemi pasca-Lebaran dan ekonomi Papua Barat yang tetap tumbuh positif.

“Dalam arahan Bapak Presiden, ada dua hal penting yang diskresing, yang pertama berkaitan dengan COVID-19 kita mulai waspada pasca-Lebaran dan kedua situasi pertumbuhan ekonomi,” kata Kasihiw didampingi Wakil Bupati Matret Kokop saat memberi keterangan pers usia mengikuti webinar bersama Presiden dan Mendagri di Gedung Sasana Karya Kantor Bupati Teluk Bintuni.

Baca juga:  Relawan Nol Rupiah Yo Join Pasang Internet Gratis di Distrik Kuri

Presiden Jokowi, kata Petrus, menegaskan agar kepala daerah bersama Forkopimda waspada terhadap penyebaran COVID-19 pasca-Lebaran. Karena sejumlah daerah di Indonesia bagian barat sedikit mengalami peningkatan angka penularan Corona.

Bahkan di beberapa daerah sudah mulai kelihatan varian baru Covid. Karena itu kata Kasihiw, kepala daerah ditekankan tidak boleh lengah.

Tetap melakukan pengawasan yang ketat terhadap aktivitas masyarakat. Presiden juga mengingatkan agar pembatasan sosial berskala besar tetap berlanjut hingga 1 bulan ke depan.

Baca juga:  HUT Bintuni Ke-22, Wabup Joko Ziarah ke Makam Tokoh Pemekaran

“Jadi Presiden perintahkan kita harus lakukan tes, pelacakan secara sampling kepada masyarakat dan pembatasan-pembatasan di wilayah tertentu dan yang paling penting penanganannya atau tritmen yang kita pakai untuk penanganan,” jelas Bupati Kasihiw.

Selain itu, Presiden Indonesia ketujuh itu juga menjelaskan, gambaran situasi ekonomi kuartal pertama hingga keempat Tahun 2020. Secara nasional kata dia mengalami penurunan. Meski demikian khusus Provinsi Papua dan Papua Barat masih berada pada angka positif.

Baca juga:  Kaesang Resmi Dukung Yo Join, Surat Diserahkan di Lapangan Badminton

Pada kuartal pertama tahun 2021 terjadi peningkatan perbaikan pertumbuhan ekonomi secara nasional. Provinsi Papua Barat berada pada posisi 1,74 %. Angka ini mengasumsikan ada perbaikan ekonomi.

“Diharapkan pada kuartal kedua tahun 2021 ini ada target yang diberikan kepada semua daerah untuk berusaha meningkatkan pertumbuhan ekonomi naik hingga 7 % . Jaga serta kontrol inflasi supaya daya beli masyarakat meningkat,” tegasnya. (LP5/red)

Latest articles

Komunitas Volly Ball Manokwari Gelar Turnamen, Bupati Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Komunitas Volly Ball Manokwari menggelar turnamen bola voli yang diikuti 18 tim dari berbagai tim. Turnamen yang dipusatkan di Lapangan Kodim...

More like this

Yulse dan Debri ‘Duo Uncri’ Bikin Kagum Tamu di Penutupan Pesparani IV Papua Barat

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Duo penyanyi Universitas Caritas Indonesia (Uncri), Yulse Nahuwae dan Debri,...

Hadapi Pesparani Nasional, LP3KD Sebut Nilai Juara Papua Barat Belum Capai Standar

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – LP3KD Papua Barat menyebut nilai para juara Pesparani Katolik IV...

Tuan Rumah Pesparani Katolik V Papua Barat 2029: Teluk Wondama

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kabupaten Teluk Wondama resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Pesta Paduan...