26.7 C
Manokwari
Selasa, Februari 10, 2026
26.7 C
Manokwari
More

    Kepala Distrik Bintuni Ancam Polisikan Oknum yang Nekat Palang Kantor

    Published on

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kepala Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Mozes Koropasi, mengancam bakal mempolisikan segelintir oknum yang nekat melakukan aksi pemalangan kantor. Langkah tegas ini diambil lantaran aksi tersebut dinilai meresahkan dan mengganggu jalannya roda pemerintahan.

    “Jangan main palang kantor saja, jangan asal bawa nama kepala kampung,” ujar Mozes, Selasa (13/1/2026).

    “Saya sudah klarifikasi langsung kepada Kepala Kampung Wesiri dan beliau sendiri tidak tahu namanya dicantumkan. Seakan-akan beliau mendukung, padahal tidak,” sambungnya.

    Baca juga:  49 Tim Bersaing di Turnamen Bola Voli Kapolres Cup II Teluk Bintuni

    Aksi pemalangan tersebut diketahui terjadi pada Selasa (13/1) pagi hingga melumpuhkan pelayanan publik. Mozes baru bisa membuka palang tersebut pada pukul 15.10 WIT setelah menerima instruksi langsung dari Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy.

    Mozes membeberkan pelaku pemalangan hanyalah beberapa pemuda yang tengah berada dalam pengaruh minuman keras (miras). Dia menyebut aksi serupa sudah sering terjadi dan kerap dibarengi dengan modus permintaan uang kepada pihak distrik.

    Baca juga:  Pra TMMD Ke-111 Kodim Bintuni Dimulai: Target Bangun Rumah hingga Instalasi Air

    Mengenai aspirasi pergantian jabatan, Mozes menegaskan hal tersebut memiliki mekanisme resmi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni. Dia meminta oknum warga tidak asal mencatut nama perangkat kampung untuk melegitimasi aksi sepihak tersebut.

    Palang yang dipasang tersebut diketahui hanya menggunakan dahan pohon kersen dengan tempelan kertas tuntutan di pintu kantor. Isinya mendesak pergantian pimpinan distrik karena menilai pemerintahan tidak berjalan di masa Bupati Petrus Kasihiw dan Wakil Bupati Yohanes Manibuy.

    Baca juga:  HUT ke-78 Bhayangkara, Kapolres Teluk Bintuni Ingatkan Personel Jaga Kepercayaan Publik

    Mozes mengaku telah berkoordinasi dengan Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) untuk mencopot paksa palang serta tulisan tuntutan tersebut. Dia mengingatkan tindakan ini memberikan kesan konflik besar yang dapat merugikan nama baik masyarakat tujuh suku. (LP5/red)

    Latest articles

    Buka Manasik Haji Terintegrasi Digelar, Wabup Mugiyono Doakan Raih Haji Mabrur

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari bersama Kementerian Haji dan Umrah menyelenggarakan Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten/Kota dan Kecamatan Tahun 1447 Hijriah/2025 Masehi bagi jemaah calon haji...

    More like this

    Anggota DPR RI Cheroline Sosialisasi 4 Pilar ke Pelajar Manokwari, Tekankan Cegah Bullying

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota DPR RI Cheroline Chrisye Makalew menekankan pencegahan bullying saat menyosialisasikan...

    Proyek Makan Minum SMA Taruna Rp11 Miliar di Manokwari Diduga Tanpa Lelang

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggaran makan minum SMA Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat menjadi sorotan...

    HUT Pekabaran Injil, GKI Serukan Pertobatan untuk Jawab Krisis Kemanusiaan di Papua

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di tanah Papua menyerukan gerakan pertobatan...