MANOKWARI, LinkPapua.id – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Manokwari, Papua Barat, memprediksi jumlah hewan kurban pada Lebaran Iduladha 1447 H/2026 M di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pengurangan ini diketahui berdasarkan laporan dari sejumlah pengurus masjid dan lembaga di wilayah tersebut.
“Tahun ini kemungkinan agak menurun. Dari laporan beberapa masjid dan lembaga, jumlah hewan kurban rata-rata berkurang. Mungkin karena kondisi efisiensi saat ini,” ujar Ketua PHBI Manokwari, Muhammad Mansyur, Senin (25/5/2026).
PHBI mencatat jumlah sapi kurban di Manokwari pada pelaksanaan Iduladha tahun lalu mencapai 704 ekor ditambah sejumlah kambing. Penurunan jumlah pada tahun ini diperkirakan terjadi secara merata di berbagai tempat pemotongan.
“Memang ada penurunan dibanding tahun sebelumnya, tetapi kami berharap semangat masyarakat untuk berkurban tetap ada,” katanya.
Dia menambahkan kondisi tersebut tidak boleh mengurangi makna ibadah kurban bagi umat Islam. Semangat berkurban harus tetap dimaknai sebagai bentuk keteladanan Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as.
“Makna Iduladha bukan hanya jumlah hewan kurban, tetapi tentang keikhlasan dan pengorbanan,” tuturnya.
Mansyur berharap masyarakat tetap dapat merasakan manfaat pembagian daging kurban meski jumlah hewan kurban tahun ini diperkirakan menurun. Distribusi daging akan diatur agar tetap menjangkau warga yang membutuhkan.
“Yang terpenting saudara-saudara kita tetap bisa menikmati daging kurban karena penyembelihan juga bisa dilakukan sampai tiga hari,” ucapnya. (*/red)








