MANOKWARI, LinkPapua.id – Pembentukan kepengurusan Laskar Gibran Papua Barat terus dimatangkan dengan melibatkan sejumlah figur politik. Organisasi tersebut menargetkan segera mengawal pelaksanaan program pemerintah pusat di Papua Barat setelah struktur kepengurusan rampung.
“Tujuan pembentukan Laskar Gibran ini untuk memastikan program pemerintah pusat di Papua Barat dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Laskar Gibran akan aktif mengawal serta melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” ujar Ketua Laskar Gibran Papua Barat Yosias Saroy usai rapat lanjutan di Kafe Melanesia Beach Coffee, Pantai Amban, Manokwari, Selasa (14/7/2026).
Rapat tersebut membahas penyempurnaan struktur kepengurusan dengan melibatkan sejumlah figur politik dari Papua Barat dan Manokwari. Setelah kepengurusan lengkap, organisasi akan mengajukan pengesahan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Yosias mengatakan kepengurusan yang telah disahkan nantinya menjadi dasar penerbitan surat keputusan (SK) sekaligus pelaksanaan pelantikan. Dia menyebut pelantikan direncanakan dilakukan setelah seluruh persyaratan organisasi dipenuhi.
“Kalau struktur sudah lengkap, Laskar Gibran segera dilantik oleh mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Selanjutnya kami siap turun melakukan konsolidasi untuk membentuk Laskar Gibran di tingkat kabupaten,” katanya.
Laskar Gibran Papua Barat menargetkan pembentukan kepengurusan hingga tingkat kabupaten. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendukung pengawalan program pemerintah pusat di daerah.
“Kita berharap Laskar Gibran Papua Barat segera terbentuk sehingga bisa kita laporkan ke DPP, disertai terbitnya surat keputusan, sehingga pelantikan dapat dilaksanakan,” ucap Yosias.
Dia menambahkan jadwal pelantikan belum ditetapkan. Pelaksanaan pelantikan akan dipastikan setelah seluruh susunan kepengurusan dinyatakan memenuhi ketentuan organisasi. (LP14/red)








