25.8 C
Manokwari
Rabu, Februari 11, 2026
25.8 C
Manokwari
More

    Massa di Manokwari Demo Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa di Papua Barat menggelar aksi damai di kawasan Lampu Merah Haji Bawu, Wosi, Manokwari, Rabu (11/2/2026). Mereka menuntut agar Polri tetap berada di bawah komando presiden.

    “Poin pertama dari aspirasi ini adalah dukungan terhadap Polri. Atas nama lembaga DPRP Papua Barat dan seluruh fraksi, kami mendukung Polri tetap berada di bawah presiden,” ujar Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor, saat menerima massa.

    Baca juga:  Mobil Angkutan Perdesaan Ditarik Diler, Dishub Teluk Bintuni: Itu Urusan Pihak Ketiga

    Orgenes menyatakan aspirasi tersebut telah diterima secara resmi oleh lembaga legislatif. Pihaknya berkomitmen untuk segera meneruskan pernyataan sikap massa tersebut kepada pemerintah pusat.

    “Aspirasi ini akan kami teruskan secara resmi kepada Bapak Presiden, dan prosesnya akan kami kawal sesuai dengan mekanisme kelembagaan,” katanya.

    DPRP Papua Barat memastikan dokumen aspirasi akan dikirimkan dalam waktu paling lambat tiga hari ke depan. Orgenes juga memuji kedewasaan massa yang menjaga situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung.

    Baca juga:  Menteri PPPA: Hari Ibu Wujud Pengakuan Terhadap Eksistensi Perempuan

    “Kami mengapresiasi aksi yang berlangsung dengan aman dan tertib. Mari bersama-sama kita jaga stabilitas keamanan dan ketertiban daerah,” pungkasnya.

    Sebelumnya, massa melakukan orasi secara bergantian di titik aksi sebelum bergerak menuju kantor DPRP Papua Barat. Perwakilan massa menekankan bahwa posisi Polri di bawah presiden adalah harga mati sesuai undang-undang.

    “Gerakan ini murni dari masyarakat dan mahasiswa Papua Barat, lahir dari kecintaan terhadap Polri sebagai lembaga sipil negara,” ujar perwakilan massa, Jalil Lambara, dalam orasinya.

    Baca juga:  Kompleks Borobudur akan Disulap Jadi Ruang Publik, Warga Dilarang Membangun

    Jalil menegaskan aksi ini tidak ditunggangi oleh kepentingan politik atau pihak tertentu yang ingin memecah belah. Menurutnya, Polri adalah bagian dari sipil yang hanya dibedakan oleh tugas dan seragam.

    Massa menyebut tuntutan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri. Peserta aksi berkomitmen akan terus mengawal janji legislatif hingga aspirasi tersebut sampai ke meja presiden. (*/red)

    Latest articles

    Ditlantas Polda Papua Barat Gelar Forum Lalu Lintas, Ingatkan Keselamatan Berkendara

    0
    ‎MANOKWARI, Linkpapua.id– Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat menggelar kegiatan Forum Lalu Lintas sebagai wadah kolaborasi dan sinergi antar instansi dalam mewujudkan lalu lintas...

    More like this

    Bupati Bintuni Serahkan DPA 2026 Rp2,57 Triliun, OPD Diminta Gerak Cepat

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)...

    Cari Solusi Batas Adat, Kementerian HAM Datangi Teluk Bintuni Temui Warga

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) turun langsung ke Kabupaten Teluk...

    Kabar Baik! Angka Pengangguran di Papua Barat Menyusut, Kini Sisa 4,34%

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Kabar menggembirakan datang dari sektor ketenagakerjaan di Provinsi Papua Barat pada...