JAKARTA, LinkPapua.id – Sejumlah tokoh nasional mendatangi Istana Negara, Jakarta, menjelang pelantikan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto. Hatta Rajasa mengungkapkan dirinya akan dilantik sebagai Wakil Ketua Wantimpres, sementara Pratikno dan sejumlah tokoh lainnya turut hadir.
Hatta mengatakan permintaan mengisi jabatan Wakil Ketua Wantimpres disampaikan Prabowo melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) dua hari sebelum pelantikan. Dia menerima tawaran tersebut melalui sambungan telepon dari Mensesneg.
“Saya sebetulnya ditelepon Pak Mensesneg dan itu tuh dua hari yang lalu, menyampaikan pesan Presiden, apakah bersedia di Wakil Ketua Wantimpres,” kata Hatta Rajasa di Istana Negara, Jakarta, jelang pelantikan, Jumat (2/10/2026).
Hatta kemudian menyatakan kesediaannya karena jabatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian kepada negara. Dia juga mengaku kembali mendapat telepon dari Sekretaris Kabinet pada Jumat pagi.
“(Saya jawab) Insyaallah pengabdian kepada negara ini kan, lalu tadi pagi saya ditelepon Pak Seskab,” ujar Hatta.
Hatta mengaku belum mengetahui struktur Wantimpres, termasuk sosok yang akan menjadi pimpinan tertinggi lembaga tersebut. Namun, dia memastikan dirinya diminta mengisi posisi Wakil Ketua Wantimpres.
Selain Hatta, sejumlah tokoh nasional juga terlihat hadir menjelang pelantikan Wantimpres. Mereka antara lain mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko PMK) Pratikno, pendiri CSIS Jusuf Wanandi, serta pengusaha Jusuf Hamka.
Tokoh lain yang hadir yakni mantan Gubernur Jawa Timur Sukarwo, eks Kepala BIN Budi Gunawan, Ketua MUI Anwar Iskandar, dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman. Ada pula politikus PKS Habib Salim Assegaf, eks Gubernur DKI Jakarta Agum Gumelar, mantan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, dan aktivis Rocky Gerung.
Pratikno mengatakan dirinya datang karena mendapat undangan untuk pelantikan Wantimpres. Dia belum mengetahui apakah dirinya akan menduduki posisi tertentu di lembaga tersebut.
“Iya ini saya diundang untuk pelantikan apa Wantimpres ya,” tutur Pratikno saat tiba di Istana, Jumat (2/10/2026).
Pratikno datang mengenakan jas hitam dan dasi biru muda bersama istrinya yang memakai kebaya warna cokelat. Saat ditanya apakah dirinya akan menjadi Ketua Wantimpres, ia mengaku belum tahu.
“Ya semua penugasan yang dilakukan untuk kepentingan negara kepentingan masyarakat harus dilaksanakan sebaik-baiknya,” ucap dia.
Pratikno mengatakan tawaran menjadi Wantimpres sudah lama. Namun, dia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai tawaran tersebut.
Sementara itu, Jusuf Wanandi mengatakan kedatangannya ke Istana untuk dilantik sebagai anggota Wantimpres. Dia juga menyebut jumlah tokoh yang akan dilantik sekitar 20 orang.
“Pelantikan daripada anggota Wantimpres,” ungkap Jusuf saat tiba.
Jusuf mengatakan dirinya mendapat pemberitahuan mengenai pelantikan tersebut sejak dua hari lalu. Informasi itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
“Pemberitahuan pelantikan dua hari lalu. (Diberitahu) Pak Dasco,” ungkapnya.
Jusuf mengaku menerima tawaran menjadi Wantimpres karena memiliki hubungan pertemanan lama dengan Prabowo. Dia menyebut Prabowo sebagai sahabatnya sejak lama.
“Saya kan kawan dia, beliau ya, Presiden Republik Indonesia, kawan dari dulu,” sebutnya. (*/red)
