MANOKWARI, LinkPapua.id – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua Barat dan Papua Barat Daya menjadikan aksi berbagi takjil menjadi sarana edukasi keuangan bagi masyarakat di Manokwari, Papua Barat. Langkah kreatif ini diambil untuk meningkatkan literasi keuangan syariah sekaligus membentengi warga dari ancaman investasi ilegal yang kerap marak menjelang Lebaran Idulfitri.
“Masyarakat yang belum sempat mengikuti kegiatan edukasi formal OJK dapat langsung mengunjungi pojok edukasi OJK untuk memperoleh informasi mengenai pengelolaan keuangan dan produk jasa keuangan yang legal. Selain mendapatkan edukasi, masyarakat juga dapat membawa pulang paket takjil untuk berbuka puasa,” ujar Kepala OJK Papua Barat dan Papua Barat Daya, Budi Rahman, Rabu (11/3/2026).
Budi menjelaskan pojok edukasi sengaja dihadirkan di ruang publik agar informasi mengenai keuangan lebih mudah dijangkau masyarakat luas. Warga yang melintas tidak hanya mendapatkan paket berbuka, tetapi juga pengetahuan praktis mengenai cara mengelola keuangan keluarga secara bijak.
Kegiatan kolaborasi bersama Ikatan Istri Pegawai OJK (IIPOJK) Manokwari ini merupakan bagian dari program nasional Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (Gerak Syariah) 2026. OJK memandang momen Ramadan sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus penipuan berkedok investasi atau pinjaman.
“Melalui edukasi langsung kepada masyarakat, OJK berharap masyarakat selalu mengingat prinsip 2L, yaitu Legal dan Logis sebelum menggunakan produk atau layanan keuangan, serta mengetahui saluran pengaduan apabila menghadapi permasalahan dengan lembaga jasa keuangan,” katanya.
Budi menekankan pentingnya prinsip 2L agar masyarakat tidak tergiur dengan iming-iming keuntungan besar yang tidak masuk akal. Menjelang hari raya, aktivitas penawaran jasa keuangan ilegal biasanya meningkat drastis sehingga edukasi tatap muka seperti ini sangat krusial.
Selain aksi turun ke jalan, semarak Gerak Syariah 2026 di Manokwari juga dimeriahkan dengan berbagai lomba bertema religi dan keuangan. Mulai dari kompetisi FinDa’i Cilik hingga lomba Seni Hadrah digelar untuk menjaring partisipasi generasi muda dalam memahami ekonomi syariah.
OJK berkomitmen terus mendorong perluasan akses layanan keuangan syariah yang inklusif di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya. Seluruh rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem keuangan yang aman dan terlindungi bagi seluruh lapisan masyarakat.
Masyarakat juga diajak aktif memantau kanal media sosial resmi OJK untuk mendapatkan tips keuangan terbaru selama bulan Ramadan. Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan akan terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat yang melek finansial dan sejahtera. (LP14/red)









