Oknum Polisi ‘Koboi’ Ngamuk di Rumah Pejabat Kejari Manokwari, Sempat Menembak

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Pejabat utama Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari mendapat teror dari oknum polisi bersenjata, Kamis malam (22/4/2021). Teror berupa penembakan tersebut berlangsung tepat di kediaman pejabat kawasan Sarina Distrik Manokwari Timur.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Manokwari Patris S Muloke membenarkan kejadian tersebut. Ditemui sejumlah wartawan, Jumat (23/4/2021), Muloke menjelaskan, kejadian tersebut berlangsung sekira Pukul 21.00 WIT.

Beruntung pejabat bersangkutan tak berada di tempat. Oknum polisi itu sempat melepaskan tembakan.

Baca juga:  Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Manokwari Paparkan Capaian Kerja 2022

“Begitu masyarakat sekitar menginfokan kepada pejabat kita (Kejari), yang bersangkutan langsung tidak jadi pulang, tetapi menuju Polres guna melaporkan kejadian tersebut. Kami juga turut mendampingi,” kata Muloke.

Muloke melanjutkan, bahwa hingga kini pihaknya belum mengetahui motif sebenarnya dari oknum tersebut. Apa maksud dari intimidasi disertai ancaman penembakan senjata api yang ditujukan pada pejabat utama Kejari Manokwari itu.

Baca juga:  Silaturahmi Bersama Warga Karanganyar dan Kediri, Mugiyono Sebut Pentingnya Peran Ormas

“Jadi pada malam kejadian itu juga, pejabat bersangkutan langsung membuat laporan di Propam Polres. Kami belum tahu motif sebenarnya dari teror tersebut. Intinya, kami percaya dan menyerahkan semua permasalahan ini kepada kepolisian,” kata Muloke.

Terpisah, Kapolres Manokwari AKBP Dadang Kurniawan Winjaya saat dikonfirmasi, mengaku masih mendalami Informasi kejadian tersebut.

“Masih kami dalami Informasi itu,” katanya.

Aksi koboi oknum Polisi itu juga diakui oleh masyarakat (tetangga) sekitar lokasi kejadian. Beberapa mereka bahkan masih merasa trauma akibat kekacauan serta penembakan yang terjadi, terutama anak-anak.

Baca juga:  Aliansi Warga Madura-Jember Kumpulkan Puluhan Juta untuk Korban Semeru

“Anak-anak kami masih ketakutan sampai sekarang. Kami juga takut, karena jelas-jelas ini aparat penegak hukum. Kenapa justru melakukan hal seperti itu, seharusnya kan melindungi,” kata salah seorang masyarakat yang enggan disebutkan namanya demi alasan keamanan.(LP7/red)

Latest articles

Pansus DPRP Papua Barat Soroti Besarnya SiLPA di LKPJ Pemprov 2025

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRP Papua Barat menyoroti besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) dalam pelaksanaan APBD Pemprov Papua Barat. Temuan ini...

More like this

DPRK Manokwari Minta OPD Lengkapi Data Program untuk Evaluasi LKPJ 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Komisi IV DPRK Manokwari meminta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang...

Khawatir Biaya Operasi Mahal, Lansia di Manokwari Bernapas Lega Berkat JKN

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang lansia bernama Tabita (60) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, kini...

Gubernur Papua Barat: Jalan Rusak di Prafi Manokwari Diupayakan Diperbaiki 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyatakan akan mengupayakan perbaikan infrastruktur jalan...