Pak Polisi Top! Ketua Bapemperda Jempol Polres Teluk Bintuni soal Penertiban Miras

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Teluk Bintuni, Dan Topan Sarongallo ST angkat jempol alias memberikan apresiasi kepada Polres Teluk Bintuni.

Apresiasi itu atas upaya Polres Teluk Bintuni mengimplementasi Perda Nomor 3 Tahun 2016 tentang ketenteraman dan ketertiban (trantib), terkhusus pada pengendalian dan pengawasan terhadap minuman beralkohol (minol) atau minuman keras (miras).

Ditemui di Kantor Sekretariat sementara DPRD Kabupaten Teluk Bintuni, Senin (14/6/2021), Dan Topan mengingatkan Satpol PP harus proaktif dalam menegakkan perda yang sudah ada.

“Satpol PP harus koneklah dengan apa yang sudah dilakukan oleh pihak kepolisian Polres Teluk Bintuni. Saya pribadi acungkan jempol untuk pak polisi,” ucapnya.

Baca juga:  Polres Teluk Bintuni Turunkan Water Canon Atasi Debu di Proyek Jalan

Sebelumnya, Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Hans R. irawan SIK, melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Deny Arikalang SH, menyampaikan pihaknya tengah melakukan penertiban sesuai dengan Perda Kabupaten Teluk Bintuni Nomor 3 Tahun 2016.

Iptu Deny mengatakan, banyak bentuk kriminal yang bermula dari minol atau miras. “Dengan adanya Perda Nomor 3 Tahun 2016, kita coba untuk menekan angka kriminalitas. Dari pandangan masyarakat sekarang sudah agak berkurang setelah kita mulai menertibkan toko penjual miras yang tidak mempunyai izin,” kata Iptu Deny yang menjadi Plt Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni.

Baca juga:  Baru 26 ASN Pakai TTE, Pemkab Teluk Bintuni Sosialisasi Percepat SPBE

Sesuai perda, tempat-tempat penjualan miras sesuai dengan pasal 28 huruf 5, minuman beralkohol untuk langsung diminum hanya dapat dijual di hotel, restoran, bar, diskotek, dan karaoke yang telah mendapat izin dari bupati.

Iptu Deny menyampaikan, melakukan penertiban saat ini, bukan berarti kepolisian tutup mata sebelumnya. “Tetapi, kita melihat situasi. Kami akan tetap melakukan pengawasan terhadap toko-toko yang menjual miras ilegal tanpa izin, sesuai dengan perda bupati,” terangnya.

“Kita mencegah kriminalitas yang disebabkan dengan mengonsumsi miras. Jangan sampai angka kriminalitas semakin meningkat, kalau tidak kita cegah. Berarti Bintuni tidak aman. Contoh ada orang mau investasi ke Kabupaten Teluk Bintuni, karena banyak kejadian kriminalitas yang disebabkan oleh miras akhirnya mereka tidak jadi, karena merasa tidak nyaman serta takut,” bebernya.

Baca juga:  Pemkab Teluk Bintuni Angkat 1.054 Honorer Jadi PPPK Paruh Waktu, Pemuda Katolik Apresiasi Kepemimpinan SERASI

Tentang izin penjualan minol di Bintuni, Iptu Deny menjelaskan saat ini yang memiliki izin resmi dapat menjual minol golongan A hanya satu orang, yaitu Ongko Beny. “Selain itu (Ongko Beny), masih dalam pengurusan izin,” ucap mantan Kapolsek Babo ini.

Polres Teluk Bintuni, kata dia, akan tetap melakukan penindakan terhadap penjual ataupun kafe-kafe maupun tempat lainnya yang tidak mimiliki izin. Kepolisian pun meminta kerja sama dari masyarakat, minimal menyampaikan laporan kepada kepolisian. (LP5/Red)

Latest articles

MUI: Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Agustusan Hukumnya Haram

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval agustusan, hukumnya haram dalam syariat Islam. MUI...

More like this

Pemkab Bintuni Groundbreaking Pembangunan Pelabuhan Babo Rp78,7 Miliar, Target Selesai 1,5 Tahun

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, memulai pembangunan Pelabuhan...

Sertijab Kapolsek Bintuni, Iptu Fauzan Maulana Resmi Gantikan AKP Yan Apriyana

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Polres Teluk Bintuni, Papua Barat, menggelar serah terima jabatan (sertijab)...

Pemkab Teluk Bintuni dan BBPJN Teken Sinergi Penanganan Jalan Nasional, Hadirkan Konektivitas-Gerakkan Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional...