Pelantikan 220 Prajurit di Makorindam Tanpa Kehadiran Orag Tua, Ini Pesan Pangdam XVIII-Kasuari

Published on

MANSEL, Linkpapua.com– Sebanyak 220 Siswa Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2020 (OV) di Rindam XVIII/ Kasuari telah menyandang Prajuruit Dua (Prada).

Pelantikan dan sumpah prajurit dipimpin langsung oleh Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. (Han) di Rindam XVIII/Kasuari, dengan menerapkan protokol kesehatam, Sabtu (10/4/2021).

Karena kondisi Pandemi, Kegiatan pelantikan ini berlangsung tanpa mengundang orang tua dan keluarga para prajurit. Hal ini tentunya di luar dari biasanya dilakukan pada momentum pelantikan.

Termasuk pada saat pelantikan, Pangdam Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, meminta kepada prajurit yang baru dilantik untuk mematuhi semua ketentuan protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Corona, tetap melaksanakan aktivitas biasa di Rindam XVIII/Kasuari, tetap waspada, selalu menggunakan masker, menjaga jarak, menjaga pola hidup sehat dan bersih serta menjaga kondisi fisik, agar tetap sehat.

Baca juga:  Proyek Pasar Oransbari Molor, Kadis Perindagkop Mansel Tuding PPTK Cuek

I Nyoman Cantiasa menjelaskan, secara umum, penyelenggaraan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II Tahun 2020 (OV) telah berjalan lancar, sehingga diharapkan tujuan pendidikan untuk membentuk prajurit siswa Dikmata TNI AD telah dapat terpenuhi.

Baca juga:  Personel Polsek Oransbari Diterjunkan Evakuasi Pohon Tumbang

“Selama kurang lebih 5 bulan kalian telah digembleng dan diberikan bekal pengetahuan di kawah candradimuka Rindam XVIII/Kasuari dengan berbagai materi dasar keprajuritan,” tuturnya.

Dan setelah dilantik, status hari mereka, kata Pangdam, adalah sebagai prajurit. Berarti seorang prajurit terikat dengan norma dan aturan keprajuritan, sebab itu sikap dan perilaku harus menyesuaikan dengan norma dan etika prajurit TNI.

“Setelah menyelesaikan pendidikan pertama ini akan mengikuti pendidikan kejuruan sesuai kecabangan masing-masing dilingkungan TNI AD. Untuk menentukan kecabangan dari para prajurit didasarkan pada kualifikasi psikologi kalian miliki. Hal tersebut merupakan cermin minat bakat,” jelasnya.

Baca juga:  Warga Minta Puskesmas Ransiki Jadi Rawat Inap dan Tambah Ambulans

Tak lupa, Pangdam juga mengucapkan selamat dan sukses kepada 340 orang mantan prajurit siswa Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2020 (OV) Kodam XVIII/Kasuari, sebanyak 220 orang yang telah menjalani pendidikan di Rindam XVIII/Kasuari dan 120 di Rindam XVI Pattimura.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Pangdam menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat, Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Manokwari Selatan atas dukungannya selama ini. (LP6/red)

Latest articles

Bupati Yohanis Manibuy Siap Sinergikan Program Otsus dengan Pemerintah Pusat

0
MIMIKA, Linkpapua.id- Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy,S.E.,M.H., diketahui menghadiri rapat koordinasi seluruh kepala daerah se-Tanah Papua dalam rangka memperkuat implementasi Otonomi Khusus (Otsus) serta...

More like this

Bupati Mansel Semprot ASN Malas-Jarang Ikut Apel Gabungan

MANSEL, LinkPapua.id – Bupati Bernard Mandacan menyemprot Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah...

Pagar Puskesmas Tahota Mansel Roboh, padahal Baru 3 Bulan Dibangun

MANSEL, LinkPapua.id - Pagar Puskesmas Tahota di Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, roboh...

Gempa M 5,1 Guncang Ransiki Papua Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

MANSEL, LinkPapua.id - Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,1 mengguncang wilayah Ransiki, Papua Barat....