Pemerintah Kaji WFH Tiap Jumat untuk ASN-Swasta, Bisa Hemat BBM 20%

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Pemerintah kini tengah mengkaji secara serius rencana penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau Work from Home (WFH) sebanyak satu hari dalam seminggu bagi ASN hingga karyawan swasta. Kebijakan ini untuk mengantisipasi risiko seretnya pasokan minyak dunia akibat eskalasi perang di Timur Tengah.

“Jumat kan ditambah Sabtu-Minggu jadi tiga hari itu lumayan tuh untuk aktivitas di rumah,” ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Pusat DJP, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca juga:  DJP Kemenkeu Kini Libatkan Aparat TNI-Polri Awasi Wajib Pajak

Purbaya menilai pemilihan hari Jumat sangat strategis karena berdekatan dengan akhir pekan bagi para pekerja. Skema ini diharapkan tidak hanya menekan penggunaan kendaraan pribadi, tetapi juga memberi napas bagi sektor pariwisata.

“Dan mungkin turisme juga akan terdorong sedikit,” katanya.

Pemerintah memproyeksikan lonjakan aktivitas wisata domestik dengan adanya waktu luang yang lebih fleksibel di akhir pekan. Meski demikian, Menkeu memberikan catatan tegas bahwa tidak semua sektor pekerjaan bisa menikmati fasilitas WFH ini.

Baca juga:  Sidak Marinir, Panglima TNI: Jaga Profesionalisme

“WFH bagaimana itu kadang-kadang ada hal-hal yang nggak bisa dikerjakan dengan baik kalau disuruh WFH. Karena kalau kita lihat WFH pasti kabur tuh,” tegas Purbaya.

Pihaknya saat ini sedang memilah jenis pekerjaan apa saja yang tetap wajib dilakukan secara luring demi menjaga produktivitas. Hal tersebut bertujuan agar kebijakan ini tidak disalahgunakan oleh oknum pegawai untuk meninggalkan tanggung jawab.

Baca juga:  WFH ASN Papua Barat, Otto Parorongan Singgung Risiko Turunnya Kinerja

“Ada hitungan kasar sekali, bukan saya yang hitung. Kalau kasar lah seharian, lupa saya, tapi seperlimanya, 20 persen kira-kira,” jelasnya saat memaparkan potensi penghematan BBM.

Beban konsumsi BBM nasional diestimasikan bakal turun signifikan hingga angka 20 persen jika skema ini berjalan efektif. Kebijakan tersebut rencananya akan mulai diuji coba secara luas setelah masa libur Lebaran usai. (*/red)

Latest articles

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat daerah (OPD) segera menuntaskan program yang anggarannya telah tersedia. Permintaan...

More like this

Menkop Ferry Targetkan 25 September Manajer KDKMP Mulai Masuk Kantor

JAKARTA, LinkPapua.id – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menargetkan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih...

Menteri HAM Pigai Sebut Pemekaran Papua Bukan Matikan OPM, Malah Makin Parah

JAKARTA, LinkPapua.id – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengaku sejak awal menolak...

Menteri HAM Pigai Ingatkan Pergeseran ke Rasisme dan Etnik di Konflik Papua

JAKARTA, LinkPapua.id - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengingatkan perubahan pola perlawanan...