Pemprov Papua Barat Larang Penjualan Minuman Beralkohol Jelang Pesparawi XIV Nasional

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melarang sementara penjualan minuman beralkohol di Kabupaten Manokwari menjelang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV. Larangan itu berlaku tiga hari sebelum hingga tiga hari setelah pelaksanaan kegiatan.

“Saya berharap pelaksanaan kegiatan berjalan aman, tertib dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta yang datang ke Manokwari,” ujar Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan saat rapat persiapan Pesparawi Nasional XIV di Hotel Aston Niu, Manokwari, Jumat (12/6/2026).

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Latih TP-PKK Olah Daun Kelor Jadi Pangan Bergizi

Kebijakan tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur Papua Barat Nomor 100.3.4.1/969/2026 tentang Kesiapsiagaan Pemerintah dan Partisipasi Masyarakat Menjelang Pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026. Instruksi itu ditetapkan pada 10 Juni 2026.

Selain penghentian sementara penjualan minuman beralkohol, pemerintah juga membatasi jam operasional tempat hiburan malam. Pembatasan tersebut ditujukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama Pesparawi berlangsung.

Pesparawi Nasional XIV dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Manokwari pada 18-28 Juni 2026. Papua Barat akan menerima kedatangan kontingen dari 38 provinsi.

Baca juga:  Peringatan Hari Bhakti Imigrasi, Kakanwil Kemenkumham PB: Inovasi Sudah Berjalan Baik

Melalui instruksi itu, pemerintah meminta seluruh elemen masyarakat menjaga keamanan, ketertiban, kenyamanan, dan kebersihan lingkungan. Masyarakat juga diimbau menyambut kedatangan peserta dengan memasang baliho dan umbul-umbul di ruas jalan protokol.

Tak hanya itu, pemerintah daerah diminta memastikan kelancaran arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Ketersediaan logistik, bahan pangan, bahan bakar minyak, dan pasokan listrik di seluruh venue juga harus terjaga.

Baca juga:  2 Provinsi Dipastikan Absen di Pesparawi Nasional XIV Manokwari

Di bidang keamanan, Dominggus menyoroti potensi keramaian yang bertepatan dengan euforia Piala Dunia 2026. Aparat keamanan diminta mengantisipasi konvoi maupun aktivitas massa yang berpotensi mengganggu pelaksanaan Pesparawi.

Sementara itu, Pemprov Papua Barat terus mematangkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan menjelang hari pelaksanaan. Kesiapan infrastruktur, pelayanan publik, dan dukungan masyarakat menjadi penopang suksesnya Pesparawi Nasional XIV. (LP14/red)

Latest articles

Ketua DPRP Papua Barat Desak Penanganan Asap TPA Sowi Gunung, Warga...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor mendesak pemerintah segera menangani persoalan asap dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sowi Gunung di Manokwari,...

More like this

Ketua DPRP Papua Barat Desak Penanganan Asap TPA Sowi Gunung, Warga Keluhkan Pencemaran Udara

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor mendesak pemerintah segera menangani persoalan...

Ketua DPRP Papua Barat: RUU Masyarakat Adat Jangan Disusun Berdasar Sampel, Libatkan Seluruh Dewan Adat

MANOKWARI, LinkPapua.id– Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor meminta Badan Legislasi (Baleg) DPR RI...

Baleg DPR RI Serap Aspirasi di Papua Percepat Pembahasan RUU Masyarakat Adat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Papua Barat...