Pemprov Papua Barat Segera Isi Jabatan Plt dan Pensiun dengan Pejabat Definitif

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat segera mengisi sejumlah jabatan pelaksana tugas (plt) dan posisi yang kosong akibat pegawai pensiun dengan pejabat definitif. Langkah ini menjadi bagian dari penataan birokrasi demi meningkatkan kinerja pemerintahan.

Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, mengatakan penetapan pejabat definitif menjadi prioritas agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif. Dia mengungkapkan bahwa mutasi jabatan dalam waktu dekat akan difokuskan pada posisi-posisi plt dan jabatan yang lowong karena pegawainya telah pensiun.

Baca juga:  Waterpauw Dikukuhkan Jadi Sesepuh Delapan Suku Asli Kaimana, Diberi Gelar Tnitu Aisinya Mansare

“Saat ini pemerintah provinsi sedang dalam proses penataan ulang pemerintahan di bawah pimpinan Gubernur Dominggus Mandacan dan saya. Olehnya, kita akan atur semua agar aturan-aturan kepegawaian dapat berjalan sehingga kita berupaya meningkatkan kinerja pemerintahan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (27/5/2025).

Adapun organisasi perangkat daerah (OPD) yang pimpinannya diisi plt, yakni Bappeda dan Disnakertrans. Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan akan pensiun dalam waktu dekat.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Distribusikan 45 Sapi Kurban ke Enam Kabupaten

Selain penataan jabatan, Lakotani juga menyoroti pentingnya peningkatan disiplin aparatur sipil negara (ASN). Dia mengaku rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor-kantor OPD untuk menilai kedisiplinan pegawai.

“Dari hasil sidak yang telah saya lakukan, kami menemui tingkat kinerja dan disiplin pegawai pemerintah provinsi sangat rendah. Olehnya, ke depan kami akan pertegas lagi aturan untuk membina pegawai-pegawai kita,” katanya.

Baca juga:  Gubernur Papua Barat Dukung Pembangunan Tahap II Pasar Sanggeng

Menurut Lakotani, lemahnya penerapan aturan selama ini disebabkan minimnya ketegasan. Dia pun berkomitmen akan terus membina ASN, tetapi jika tidak menunjukkan perubahan, sanksi tegas hingga pemberhentian akan diterapkan.

“Sekarang kita bina dulu dan nanti jika sudah tidak bisa kita bina, mau bagaimana, terpaksa kita berhentikan untuk pembelajaran bagi yang lain,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

IKASWARA Didorong Perkuat Kerukunan dan Jadi Mitra Strategis Pemda Bangun Manokwari

0
MANOKWARI, Linkpapua.id– Dalam momentum hari lahir (Harlah) Ikatan Keluarga Sunda, Jawa, Madura, dan Warga (IKASWARA) Manokwari ke 19, salah satu ormas tersebut didorong untuk...

More like this

IKASWARA Didorong Perkuat Kerukunan dan Jadi Mitra Strategis Pemda Bangun Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.id– Dalam momentum hari lahir (Harlah) Ikatan Keluarga Sunda, Jawa, Madura, dan Warga...

Bupati Hermus Lantik Pengurus IDI Manokwari 2025–2028, Tekankan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

MANOKWARI, Linkpapua.id- Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Manokwari periode 2025–2028 yang dipimpin oleh...

Yulse dan Debri ‘Duo Uncri’ Bikin Kagum Tamu di Penutupan Pesparani IV Papua Barat

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Duo penyanyi Universitas Caritas Indonesia (Uncri), Yulse Nahuwae dan Debri,...