28.7 C
Manokwari
Minggu, Maret 22, 2026
28.7 C
Manokwari
More

    Pencairan Dana Otsus Papua Barat Terancam Tertunda Imbas Laporan Belum Lengkap

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Proses pencairan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua Barat tahun 2026 kini tengah terancam tertunda. Hal ini dipicu sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum menyetorkan laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran tahun 2025.

    “Informasi dari Kepala BPKAD Papua Barat, Agus Nurrodi, masih ada beberapa OPD yang belum memasukkan laporan pertanggungjawaban Dana Otsus tahun 2025. Ini menjadi perhatian serius, karena jika belum lengkap, maka Dana Otsus belum bisa dicairkan,” ujar Asisten II Setda Papua Barat Melkias Werinussa saat memimpin apel gabungan di Kantor Gubernur, Senin (2/2/2026).

    Baca juga:  Lagi, 5 Daerah di Papua Barat Raih Opini WTP dari BPK

    Masalah administrasi ini menjadi sorotan karena berdampak langsung pada stabilitas keuangan daerah. Pemerintah Provinsi Papua Barat memperingatkan bahwa keterlambatan ini tidak bisa dianggap remeh.

    Baca juga:  Kaleidoskop Polda Papua Barat: Kejahatan Turun di 2021, Curanmor Dominan

    “Hampir sebagian besar anggaran Pemerintah Provinsi Papua Barat bersumber dari Dana Otsus. Jika administrasi tidak segera dilengkapi, maka penyaluran anggaran dan pelaksanaan program pembangunan di Papua Barat akan terkendala,” tegasnya.

    Dana Otsus sendiri merupakan tulang punggung APBD Papua Barat untuk mendanai sektor pendidikan hingga infrastruktur. Sebagian besar program pemberdayaan ekonomi masyarakat asli Papua sangat bergantung pada kucuran dana tersebut.

    Baca juga:  Stunting Turun, Jacob Fonataba Sebut Kemiskinan Ekstrem Kini Jadi 'PR' Papua Barat

    Pemerintah pusat telah mengalokasikan dana triliunan rupiah yang penyalurannya dilakukan secara bertahap. Namun, syarat utama pencairan tiap tahapannya adalah kelengkapan laporan dari setiap OPD penerima.

    Werinussa pun menginstruksikan seluruh pimpinan OPD agar segera menyelesaikan sisa laporan yang belum masuk. Langkah cepat diperlukan agar pelaksanaan program pembangunan tahun berjalan tidak terganggu. (LP14/red)

    Latest articles

    155.908 Napi-Anak Binaan Dapat Remisi Lebaran Idulfitri 2026, 1.162 Bebas

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memberikan Remisi Khusus (RK) dan Pengurangan Masa Pidana (PMP) kepada 155.908 narapidana serta anak binaan pada...

    More like this

    Kompak! Pimpinan Pemprov dan DPRP Papua Barat Kumpul di Open House Wagub

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Pimpinan Pemprov dan DPRP Papua Barat menunjukkan kekompakan dalam perayaan Lebaran...

    BAZNAS Papua Barat Himpun ZIS Rp398 Juta Selama Ramadan, Ini Rinciannya

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat berhasil menghimpun dana...

    Kapolda Papua Barat Tinjau Posko Terpadu Ops Ketupat Mansinam 2026

    MANOKWARI, Linkpapua.id – Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Mansinam 2026, Kapolda Papua...